
batampos – UPT Perpustakaan Muhammad Sani menggelar lomba mewarnai bagi siswa PAUD/TK. Kegiatan ini dalam rangka peringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan.
Selain itu, kegiatan ini juga bersamaan dengan pencabutan kupon undian kunjungan perpustakaan di Perpustakaan Muhammad Sani Batam.
Bunda PAUD/TK Provinsi Kepri, Dewi Kumala Sari Ansar mengatakan membaca adalah jendela dunia dan harus diterapkan sejak dini.
Melalui membaca, anak- anak bisa memperkaya pengetahuan mereka. Sehingga menjadikan anak berwawasan, dan cerdas. Bulan Gemar Membaca ini juga diharapkan bisa menjadi momen bagi masyarakat untuk meluangkan waktu dalam membaca.
Baca Juga: Supervisi 2 Hari di Batam, Kompolnas: Warga Rempang Dukung Program Pemerintah
Anggota DPRD Provinsi Kepri ini juga mengungkapkan indeks literasi harus dibangun sedini mungkin. Untuk itu, perlu upaya dari pemerintah menggerakkan minat baca ini. Salah satunya dengan menghadirkan perpustakaan Muhammad Sani ini di Batam.
“Semakin banyak baca, akan bertambah ilmu, dan wawasan. Jadi saya mengajak kepada guru untuk mendorong minat baca anak. Meskipun era digitalisasi, membaca buku fisik ini jangan sampai rendah indeksnya,” ungkapnya.
Sementara itu, melalui lomba mewarnai ini bisa mengasah kreativitas anak- anak dalam unsur kesenian. Anak- anak sangat menyukai warna, sehingga hasil karyanya akan bisa menggambarkan kreativitas yang mereka miliki.
“Tadi yang hadir banyak. Anak- anak sangat antusias mewarnai dalam lomba,” sebut Dewi.
Baca Juga: Pastikan Pelayanan Air di Batam Baik, Ombudsman Tinjau IPA Mukakuning
Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Kepri, Herry Andrianto mengatakan peran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan berperan dalam membangun minat baca anak.
Perpustakaan juga sudah dirancang nyaman bagi anak bermain, dan bisa mengasah kreativitas mereka. Orangtua bisa mengajak anak ke perpustakaan untuk meluangkan waktu bersama.
“Bulan Gemar Membaca harus jadi momen untuk meningkatkan indeks literasi di Kepri ini. Ada banyak buku anak yang bisa menjadi bahan bacaan, dan bisa membuka jendela dunia,” tutup Herry. (*)
Reporter: YULITAVIA



