
batampos – Warga melaporkan adanya dua buaya di danau dekat Perumahan Arira Garden, Nongsa. Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah II Batam, Desty Sitompul mengaku akan turun ke lokasi terlebih dahulu untuk memastikan laporan dari warga tersebut.
“Kita akan langsung tindak lanjuti. Karena memang di sana sebelum jadi perumahan dulu hutan mangrove yang ditimbun dan memang dari awal di situ habitatnya,” tuturnya.
Menurutnya, hal ini sama dengan monyet yang dilaporkan beberapa waktu lalu, karena memang di sana habitatnya kemudian berbatasan dengan hutan lindung bakau juga. Jadi menurutnya lagi, secara konservasi, masyarakat harus bisa siap hidup berdampingan.
Baca Juga: Buaya di Area Bandara Hanga Nadim Dipastikan Buaya Liar, Ini Cara BKSDA Menandainya
“Kalau kita ambil terus mau sampai kapan, karena memang habitatnya di sana. Makanya untuk saat ini langkah yang akan dilakukan ialah dengan mengecek ke lokasi dan memasang plang atau spanduk bahaya buaya di sekitar lokasi,” tuturnya.
Karena bila melihat secara komprehensif, kata Desty, di dalam penanganannya, kenapa buaya masuk ke pemukiman warga itu ada dua. Pertama, karena habitatnya terganggu dan kedua karena pakan yang sudah tidak ada lagi sehingga ia masuk ke pemukiman warga.
“Maka untuk bisa ditangani secara menyeluruh kita lakukan ada namanya itu pembinaan habitat artinya habitatnya kita perbaiki kita siapkan pakan di sana dan melarang orang beraktivitas di sekitar lokasi dengan masang plang bahaya serta pembinaan populasi,” pungkasnya.
Reporter: Rengga Yuliandra



