batampos – Polisi telah menangkap dan menetapkan Yuda sebagai tersangka. Yuda adalah suami kedua korban. Namun demikian, penyelidikan belum berak-hir karena masih ada satu terduga pelaku lain yang masih diburu. Ia adalah Bunga, istri muda pelaku. Bunga ikut ambil bagian dalam kasus pembunuhan sadis terhadap korban.

”Untuk motifnya juga masih belum bisa dipegang. pelaku belum jujur sepenuhnya. Maka-nya kami buru Bunga biar terkuak semua motif sesungguhnya,” ujar Benny.
Untuk menangkap Bunga, Polsek Batuaji telah melakukan koordinasi dengan kepolisian di berbagai daerah agar ikut mencari keberadaan perempuan muda tersebut.
”Beberapa Polres juga sudah kami surati. Semoga ia segera ditangkap,” kata Benny.
Berkas awal penyelidikan kasus pembunuhan, diakui Benny, sudah cukup lengkap namun mereka akan menggali lebih dalam lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Te yang belakangan dike-tahui mantan Direktur RSUD Padangsidimpuan, ditemukan tewas mengenaskan di perumahan Mukakuning Indah, Batuaji, Sabtu (4/11) lalu. Dia dibunuh secara keji kemudian dibakar oleh pelaku. Te adalah orang penting di lingkungan Pemerintah Padangsidimpuan, Sumatra Utara. Dari jejak digi-tal dan akun media sosial miliknya, ternyata dia pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Padang Sidimpuan. Bahkan, jabatan terakhirnya adalah Kepala Dinas Kesehatan di sana.
Rumah yang menjadi lokasi Te ditemukan tewas mengenaskan itu, merupakan rumah singgahnya yang ada di Batam. Dia tidak menetap di Batam. Saat kejadian dia sedang berkunjung ke Batam.
Dua unit mobil yang digunakan Ahmad Yuda Siregar, pelaku pembunuhan terhadap Te, istrinya sekaligus mantan Direktur RSUD Padangsidimpuan, diamankan sebagai barang bukti di Mapolsek Batuaji. Selain itu, ada juga mobil Toyota Alphard hitam milik korban yang dititipkan anak korban di halaman Mapolsek Batuaji.
Keluarga korban tidak ada yang menetap di Batam, sehingga mobil mewah tersebut dititipkan di kantor polisi.
”Yang jadi barang bukti ha-nya dua mobil yang dipakai pelaku. Kalau Alphard itu mobil korban dan dipakai oleh korban saat masih hidup,” ujar Kapolsek Batuaji, AKP Benny Syahrizal, Rabu (22/11).
(*)
Reporter : EUSEBIUS SARA



