Minggu, 15 Februari 2026

Wagub Kepri Dukung Prabowo

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, masuk sebagai salah satu anggota tim kampanye calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk Provinsi Kepri. Dalam susunan Tim Kampanye Daerah (TKD) yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum, Marlin didapuk sebagai penasihat.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina

Bergabungnya Marlin ke TKD Prabowo-Gibran jadi topik politik hangat di Kepri sepekan terakhir. Pasalnya, selama ini, Marlin dikenal sebagai kader Partai Nasdem yang mengusung calon presiden Anies Baswedan. Terlebih lagi, suami Marlin, Muhammad Rudi adalah ketua DPW Partai Nasdem Kepri. Pada pemilihan kepala daerah 2020 lalu, Marlin diusung oleh Partai Nasdem sebagai calon wakil gubernur Kepri berpasangan dengan kader Partai Golkar, Ansar Ahmad.

Juru Bicara TKD Prabowo-Gibran di Kepri, Arifudin Jalil, membenarkan bergabungnya Marlin. Pria yang akrab disapa Arjal ini mengaku bersyukur atas kehadiran Marlin di Tim Prabowo.


”Kami dari tim Prabowo-Gibran sangat senang, Ibu Wagub Kepri sebagai salah satu tokoh yang terlibat di Kepri dan juga Pak Gub sebagai politisi senior di Partai Golkar. Ini akan menjadi kekuatan untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Kepri,” ujarnya, Jumat (1/12).
Kehadiran Marlin ini juga menjadi kekuatan tambahan yang berfungsi untuk menguatkan tim dalam melakukan kampanye ke bawah.

”Saya kira ini sangat luar biasa dengan kesungguhan beliau bergabung dengan kita untuk memenangkan Prabowo satu putaran. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Ketua DPW Partai Nasdem Kepri, Muhammad Rudi, enggan mengomentari masuknya Wakil Gubernur Marlin Agustina sebagai TKD Prabowo- Gibran di Provinsi Kepri.
”Saya tak mau komentar soal politik,” ujarnya saat dijumpai di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (1/12).

 

TKD AMIN Lesu

Di saat tim kampanye capres dan cawapres lain mulai menunjukkan kekuatan, kondisi berbeda muncul dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Anie Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Kepri. TKD AMIN masih terkesan lesu.

Sekretaris TKD AMIN dari Partai PKS, Wahyu Wahyudin, mengakui belum menerima SK untuk penugasan resmi dari Ketua TKD Amin di Kepri. Meski demikian, ia bersama kader, relawan, dan pendukung sudah turun ke masyarakat untuk menghimpun dukungan.
”Kalau dari PKS sudah bergerak. Saya dan tim juga sudah turun ke lapangan untuk menarik simpati masyarakat dalam menghimpun dukungan untuk AMIN,” kata dia saat dijumpai di Kafe Bintang Kopi, Sabtu (2/12) siang.

Bentuk upaya yang dilakukan dalam memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam Pilpres sekali putaran sudah dijalankan.

”Kami sudah rutin turun, dan menghimpun kekuatan untuk mencari dukungan untuk pemenangan AMIN. Bahkan kami juga mewajibkan semua caleg wajib memasang juga gambar pasangan AMIN di setiap APK mereka, dan itu sudah berjalan,” terangnya.

PKS sangat konsisten dalam menghimpun kekuatan untuk memenangkan AMIN. PKS berkomitmen untuk terus bergerak dan menyentuh masyarakat hingga akar rumput sekaligus.

Mengenai lesunya pergerakan TKD AMIN di Kepri, Wahyu menjelaskan, hal ini sudah kerap dipertanyakan tim relawan. Salah satunya adalah belum keluarnya SK TKD Amin di Kepri.
Hal ini turut menjadi perhatian dari relawan yang sudah hadir untuk AMIN di Kepri. Menurutnya, TKD Kepri sudah diusulkan masing- masing partai koalisi. PKS memberikan amanah untuk menjabat sebagai Sekretaris di TKD AMIN di Kepri.

”Soal SK memang belum ada secara resmi. Meskipun pasangan capres dan cawapres lainnya sudah jor-joran memperlihatkan dan mempublikasi. Namun saya tidak memiliki kapasitas di situ. Intinya saya tetap berjalan untuk menarik dukungan bagi AMIN,” ungkapnya.

Menurutnya, kinerja TKD AMIN di Kepri ini terkesan kurang maksimal. Meskipun PKS dan PKB sudah berjalan untuk memenangkan AMIN di Kepri.

Jika SK sudah ada, maka tim akan all out dalam mensukseskan pemenangan AMIN di Kepri. Anggota yan sudah diusulkan masing-masing partai koalisi juga menuntut kejelasan dari TKD AMIN di Kepri. ”Kalau komunikasi sudah ada sebenarnya dengan Pak Khazalik yang merupakan ketua TKD soal ini. Karena waktu kampanye juga sudah berjalan. Jangan sampai AMIN ini terkesan lesu. Padahal kalau dari kami sudah bergerak,” ungkapnya.

Sekretaris TKD Amin dari PKB, Purwantoro, mengatakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki penugasan yang ditujukan kepada anggota. Salah satunya dengan mendirikan posko pemenangan untuk Amin di Kepri.

”Kalau kompetitor sudah ada, sedangkan AMIN ini seperti apa. Kami juga bingung. Kalau misalnya sudah ada dimana lokasinya, agar kami bisa menyampaikan kepada relawan Amin.

Ia mengaku juga banyak dihubungi berbagai pihak terkait SK TKD Amin di Kepri. Hal ini juga menjadi pertanyaan. Di tengah kompetitor sudah mulai muncul dan bergerak, tim AMIN malah masih belum selesai soal SK.

”Terkesan lambat memang. Padahal kami juga ditanyai pusat terkait pergerakan di daerah. Kami bersama PKS juga sudah mengusulkan agar AMIN bisa ke Batam untuk menemui warga. Jadi kalau TKD tidak solid bagaimana kita melaporkan ke pusat,” terangnya.
Purwantoro mengaku sudah mewajibkan semua caleg dari PKB untuk memasang juga foto pasangan AMIN di setiap alat peraga. Ini merupakan upaya yang bisa digerakkan dalam menarik simpati warga Kepri.

”Pada dasarnya kami tidak terpengaruh dengan SK ini, toh kami juga sudah jalan. Namun untuk skala lebih besar seperti kampanye Akbar Amin di Kepri nanti tentu butuh kekompakan dan solidaritas semua partai pengusung, salah satunya melalui TKD Amin di Kepri ini. Makanya SK itu penting, agar bisa melaksanakan kampanye lebih maksimal lagi,” lanjutnya.

Masing partai sudah menetapkan struktur untuk TKD di Kepri ini, dan di sudah selesai. Hanya gabungan ini yang belum dikeluarkan secara resmi.

”Jadi kami juga menunggu,” imbuhnya. (*)

Update