Minggu, 15 Februari 2026

Sampah Meluber Hingga ke Bahu Jalan

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Pinggir jalan Ahmad Dahlan yang membentang dari Pemakaman Umum Seitemiang hingga Tanjungriau bertebaran sampah rumah tangga dan bekas material bangunan. Ada puluhan titik lokasi tumpukan sampah ini.

Lokasi penumpukan paling banyak ada sebelah kiri Jalan dari TPU Seitemiang persisnya dekat simpang pemukiman Kendal Sari, Marina. Tumpukan sampah yang meluber hingga ke bahu ini jalan ini, tidak saja sampah rumah tangga tapi juga pakaian bekas hingga bekas material bangunan. Lokasi penumpukan sampah ini juga tak jauh dari lokasi mata air yang biasa digunakan oleh mobil tanki mengantar air ke masyarakat yang berdiam di pemukiman liar.

Informasi yang disampaikan warga sekitar, penumpukan sampah ini terjadi sejak penghujung tahun 2023 lalu. Yang membuang sampah ke sana tidak saja masyarakat di pemukiman tapi juga pedagang pasar kaget dan pihak proyek perumahan. Pakaian bekas, sampah kulit buah dan sebagainya umumnya dari pedagang pasar kaget. Di sekitar Marina memang cukup banyak dengan lokasi pasar kaget sehingga lokasi jalan ini jadi sasaran pedagang untuk membuang sampah mereka. Begitu juga dengan material bekas bangunan, juga datang dari proyek perumahan sekitar. Triplek bekas, potongan aluminum dan pecahan semen dibuang ke sana.


“Biasanya malam hari orang buang ke sini. Pakai pick up bahkan pakai lori. Ya jalan ini sepi. Kalau malam gelap jadi tak ada yang pantau. Suka-suka hati orang buang sampah, ” ujar Muklis, warga Kendal Sari.

Penumpukan sampah di pinggir jalan ini disayangkan masyarakat penggunaan jalan. Jalan Ahmad Dahlan yang merupakan pembatasan lokasi hutan lindung dan lokasi resapan air mulai tercemar. Masyarakat berharap agar ini segera ditangani.

“Sepanjang Jalan ini banyak lokasi mata air yang digunakan untuk kebutuhan masyarakat. Ini harusnya dijaga. Kalau sampah sudah berserakan seperti ini lambat laun rusak hutan dan lokasi mata air ini, ” kata Junaidi, warga lainnya.

Lurah Tanjungriau Syamsuddin saat dikonfirmasi mengaku, sudah menindak lanjutin persoalan itu dengan berkoordinasi ke petugas pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup kota Batam.

“Semoga hari ini diangkut semua, ” ujar Syamsuddin.(*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Update