Senin, 12 Januari 2026

Tambal Sulam Malah Bikin Jalan S Parman Seibeduk Rusak dan Bergelombang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan S Parman, Seibeduk rusak, Selasa (9/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kerusakan Jalan S Parman, Seibeduk kembali dikeluhkan pengguna jalan sebab semakin bertambah parah selama musim penghujan ini. Masyarakat berharap agar kerusakan jalan baik yang berlubang ataupun bergelombang segera diperbaiki secara menyeluruh.

Permintaan warga ini sangat beralasan, sebab kerusakan jalan yang semakin parah ini meningkatkan angka kecelakaan lalu-lintas, terutama pengguna kendaraan sepeda motor. Pemotor sering hilang keseimbangan karena jalan utama tersebut bergelombang. Kerusakan jalan diatasi dengan sistem tambal sulam sehingga jalan tidak rata.

Baca Juga: Buaya Berkeliaran ke Pemukiman Warga di Sagulung, Berjemur Dekat Rumah

Ini terlihat mulai dari depan kawasan industri Batamindo hingga depan kantor Kelurahan Duriangkang. Akses utama dari dan ke Tanjungpiayu ini sangat tidak nyaman saat ini. Pengendara pun mesti berhati-hati saat melintas.

Pantauan Batam Pos di lapangan, selain bergelombang, lubang juga sangat banyak terlihat di sepanjang jalan tersebut. Lubang pada lapisan aspal ini tentunya memperburuk keadaan jalan. Selain berhati-hati dengan jalan gelombang, pengendara juga harus jeli melihat kondisi jalan saat berkendaraan karena jika tidak akan terjebak di lubang.

“Sangat tidak nyaman. Malam hari paling berbahaya karena tidak nampak itu gelombang jalan. Padahal kalau laju kita bisa melayang layang kendaraan kalau lewat jalan bergelombang ini. Ini yang sering terjadinya kecelakaan. Setiap hari selalu ada saja pemotor yang jatuh, ” ujar Johanes, pedagang kaki lima yang sering ngetem di pinggir Jalan S Parman.

Baca Juga: KPU Pastikan 1.441 Pemilih Disabilitas di Batam Dapatkan Hak Pilih

Saat musim hujan kondisi jalan semakin parah karena genangan air pada lubang jadi jebakan maut bagi pengendara yang tidak teliti atau terburu-buru.

Selain Jalan S Parman, keruskaan serupa juga terjadi di jalan menuju Kampung Bagan atau kantor kecamatan dan Polsek Seibeduk. Banyak pengendara motor yang sudah jadi korban karena lubang di sepanjang jalan ini jadi jebakan maut pengendara apalagi di malam hari. Masyarakat berharap keluhan ini segera ditanggapi oleh instansi pemerintah terkait. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Update