
batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, menyebutkan tidak ada penambahan kendaraan pengangkut sampah tahun 2024 ini. Akibatnya, petugas harus berupaya mengoptimalkan armada kendaraan yang ada dalam pengangkutan sampah.
“Ya, tahun ini kita gak ada penambahan. Terakhir itu di tahun 2023 ada penambahan 10 unit terdiri dari 8 dum truk dan dua unit amrol, ” ujar Kepala DLH Batam melalui Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Batam Eka Suryanto Jumat (2/2) siang.
Eka mengaku saat ini jumlah kendaraan pengangkut sampah di Batam berjumlah 137 unit. Terdiri dari dum truk, amrol dan konvektor. Dari jumlah itu, lima unit kendaraan dalam keadaan rusak parah. Sementara 15 lainnya dalam masa pemeliharaan.
“Lima unit ini sudah gak bisa dioperasikan lagi karena sudah termakan usia juga. Makanya untuk mengganti yang 5 unit ini dilakukan penambahan 10 unit di tahun 2023 lalu,” ucap Eka.
Baca Juga: Atasi Sampah di Batam, DLH Ajak Masyarakat Pilah Sampah
Selain itu ia menyebutkan sebanyak 52 unit kendaraan pengangkut sampah di Batam sudah berusia di atas 10 tahun. Kendati dengan jumlah armada yang terbatas ini, DLH tetap berupaya memaksimalkan pengangkutan sampah di Batam.
“Memang idealnya dengan adanya penambahan titik pelayanan baru, tentu dibutuhkan penambahan armada. Tapi kita tetap memaksimalkan pengangkutan sampah ini. Mudah mudahan di tahun depan ada penambahan lagi ,” ungkap Eka.
Salah satu upaya yang dilakukan DLH dalam memaksimalkan pengangkutan sampah ini ialah dengan melaksanakan pengangkutan sampah malam hari. Artinya, selain siang hari petugas juga melakukan pengangkutan sampah malam hari.
Pengangkutan sampah malam hari ini diprioritaskan kepada sampah-sampah liar di Kota Batam dan beberapa lokasi yang memungkinkan untuk diangkut di malam hari. Semisalnya, di pasar-pasar dan sampah di tempat penampungan sementara.
Pengangkutan sampah di malam ini pihaknya menurunkan 14 armada, terdiri dari 8 unit amrol, 6 dunia truk dan 18 orang ABK. Bahkan setiap malamnya diamsusikan 28 armada masuk ke TPA Punggur. Untuk jam operasional pengangkutan malam dimulai dari pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB.
“Kita adakan malam agar zero complain, termasuk memback up pelayanan normal yang belum tuntas dan juga menata wajah Kota Batam ini agar bebas dari sampah,” bebernya.
Selain itu saat ini DLH telah melakukan patroli sampah minimal satu kali sehari guna menyisir jalan-jalan protokol dan sampah liar yang ada di seluruh Kota Batam. Semisalnya sampah yang terjatuh di jalan protokol akan dibersihkan oleh petugas patroli ini sehingga ke depan tak ada lagi sampah berserakan di jalan.
“Untuk saat ini ada 5 unit pick up yang kami siapakan di seluruh Kota Batam guna membersihkan sampah di jalan-jalan di jalan protokol atapun sampah liar lainnya, ” ungkap Eka. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



