batampos – Penghitungan sementara real count yang dilakukan KPU mulai menunjukan persaingan ketat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau (Kepri). Berdasarkan dari perolehan suara, Partai Golkar menempati posisi teratas, mengungguli partai lainnya seperti PDI Perjuangan, NasDem, maupun Gerindra.
Berdasarkan data yang ditampilkan di website pemilu2024.kpu.go.id, hingga Jumat (16/2) malam, dua caleg DPR RI dari Partai Golkar yakni Rizky Faisal dan Cen Sui Lan masih kejar mengejar dalam perolehan suara. Sampai berita ini diketik, progres suara DPR RI yang masuk ke versi real count baru sekitar 37,3 persen atau 2.208 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari total 5.914 TPS di Daerah Pemilihan Kepri.
Partai Golkar sendiri untuk saat ini memperoleh 42.879 suara. Dimana Rizky Faisal meraup 18.845 suara. Disusul Cen Sui Lan dengan perolehan 18.508 suara. Selanjutnya di posisi kedua ada Partai Gerindra dengan 31.575 suara. Endipat Wijaya meraih posisi teratas dan bahkan terbanyak dibanding dengan caleg lainnya dengan perolehan mencapai 20.159 suara. Posisi kedua diisi Sri Rezeki dengan perolehan 7.267 suara.
Selanjutnya di posisi ketiga ada Partai NasDem dengan 28.492 suara. Dua caleg teratas NasDem juga masih terus berebut mengumpulkan suara yakni Randi Zulmariadi dengan 15.453 suara dan incumbent Nyat Kadir dengan 10.312 suara.
Posisi keempat diduduki PDI Perjuangan dengan perolehan 25.247 suara. Persaingan ketat juga terlihat pada partai berlambang banteng ini. Soerya Respationo meraup 10.477 suara bersaing ketat dengan incumbent Sturman Panjaitan yang memperoleh 8.494 suara.
Selain empat partai di atas, ada juga PKB dengan raihan 22.499 suara. Disusul PKS dengan raihan 18.743 suara, dan Demokrat dengan perolehan 14.974 suara.
Sekedar diketahui, Dapil Kepri memperebutkan empat kursi di DPR RI. Di dapil ini, ada empat petahana yang maju kembali yaitu Cen Sui Lan dari Golkar, Nyat Kadir dari NasDem, Asman Abnur dari PAN serta Sturman Panjaitan dari PDI Perjuangan.
Selain nama-nama petahana, ada nama baru yang muncul dan bersaing ketat merebut kursi DPR RI Dapil Kepri, seperti mantan anggota DPRD Kepri, Rizky Faisal, anak Wali Kota Batam Randi Zulmariadi, lalu mantan Gubernur Kepri Isdianto serta mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo. Nama-nama baru ini berpotensi kuat mengganti caleg petahana.
Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan mengatakan, penghitungan suara secara resmi (real count) dilakukan oleh KPU lewat rekapitulasi berjenjang mulai dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kelurahan, kecamatan, rekapitulasi di tingkat kota, rekapitulasi provinsi, sampai tingkat pusat. ”Begitu juga perhitungan yang masuk ke website KPU terus berjalan, saat ini di angka 37,34 persen,” ujarnya, Jumat (16/2).
Menurutnya, pasca pemungutan suara, atau 15 Februari 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan sudah memulai proses rekapitulasi perhitungan di tingkat kecamatan. ”Ini sudah masuk kecamatan. Dalam rentang 10 hari ke depan sudah berada di tingkat Kota Batam,” tuturnya.
Hal ini sejalan dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, KPU mempunyai waktu sampai dengan 19 Maret 2023, untuk menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara hingga tingkat nasional. Dengan kata lain, paling lambat hasil rekapitulasi penghitungan surat suara ini diumumkan pada 20 Maret 2024.
”Rekapitulasi berjenjang ini sesuai dengan UU pemilu,” ujarnya.
Di lain pihak, Ketua KPU Batam, Mawardi mengatakan, saat ini logistik sudah berada di gudang penyimpangan tingkat kecamatan. Selanjutnya panitia pemilihan kecamatan (PPK) akan melakukan rekapitulasi dan pleno. ”Besok (hari ini, red) mulai diselenggarakan rekapitulasi. Sesuai jadwal 17 Februari hingga 2 Maret 2024 ini.
Kurang lebih dua pekan ke depan prosesnya,” kata dia, Jumat (16/2).
Hasil rekapitulasi akan ditetapkan 3 Maret atau sehari usai proses rekapitulasi selesaikan
dilaksanakan. ”Nanti semua diawasi mulai dari polisi, Panwascam, dan anggota KPU Batam. Kami berharap proses rekapitulasi ini bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Mawardi menyatakan bahwa masyarakat juga bisa memantau langsung hasil rekapitulasi sementara melalui website https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara.
”Di situs bisa dilihat sendiri. Namun saya tegaskan ini baru hasil sementara, perolehan suara masih akan terus bergerak, karena belum semua masuk atau diunggah pada sistem,” jelasnya.
Ia berharap, masyarakat Batam bisa turut serta mengawal jalannya proses pemilihan ini, termasuk rekapitulasi, hingga penetapan nantinya. ”Sama-sama kita kawal semua proses ini. Karena pemilu ini tidak saja soal pencoblosan. Masih ada pekerjaan lanjutan yang harus segera dijalankan,” imbuhnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra / Yulitavia / Azis Maulana



