Sabtu, 17 Januari 2026

Tim Gabungan Serius Awasi Jadwal Operasional THM Selama Ramadan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pekerja Massage menunggu pelanggan di kompek Waheng Center, Bukit Tempayan, Batuaji. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Kawal keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan 1445 Hijriah ini, tim gabungan dari Kepolisian dan Sat Pol PP akan serius mengawasi jadwal operasional tempat hiburan malam termasuk panti pijat dan kafe remang-remang yang dikeluhkan masyarakat Batuaji selama ini.

Pengawasan ini sesuai dengan hasil kesepakatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor 196/K/000.1.10/III/2024; 001/170//III/2024; 001/III/2024; SE/116/III/2024 pada tanggal 6 Maret 2024.

“Dalam surat Edaran itu sudah mengatur semuanya. Jadwal tutup dan operasional normal selama Ramadan. Kita tinggal mengawasi, ” ujar Sekretaris Kecamatann Batuaji Anwaruddin, akhir pekan kemarin.

Pengawasan ini akan dilakukan secara bersama pihak kecamatan, Sat Pol PP dan pihak kepolisian setempat. Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal sebelumnya mengakui adanya keluhan dan permintaan dari masyarakat agar THM terutama panti pijat dan kafe remang-remang benar-benar diperhatikan selama Ramadan ini agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Permintaan masyarakat ini sudah dijawab dengan surat keputusan bersama tadi dan pihaknya akan turut membantu mengawasi situasi Kamtibmas di wilayah Batuaji secara menyeluruh. “Termasuk dengan rumah makan yang diatur operasionalnya agar tutup bagian depan juga akan kita pantau,” kata Benny.

Terkait panti pijat dan kafe remang-remang, dalam dialog Kamtibmas bersama masyarakat Batuaji sebelumnya juga disuarakan secara khusus agar ada penertiban kedepannya, sebab terindikasi kuat ada praktek prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di dalamnya. Masyarakat sudah resah dan berharap ini ditindak lanjuti.

“Karena sudah terang-terangan panti pijat seperti di Waheng Center itu menawarkan jasa plus-plus kepada lelaki yang lewat, ” kata Daus, warga Batuaji. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update