Sabtu, 10 Januari 2026

Belum Diperbaiki, Gorong-gorong Amblas di Tanjunguncang Sebabkan Banjir Saat Hujan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga melihat tumpukan sampah di drainase antara Central Raya, Barelang, Sumberindo, Marina Garden dan TCI 2, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (6/5). Sampah membuat banjir dan merusak gorong-gorong. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Gorong-gorong yang menghubungkan Perumahan Sumberindo, Marina Garden, Cipta 2, serta Central raya dan Barelang masih rusak parah. Jalur laluan air ini amblas beberapa waktu lalu. Imbasnya air tak bisa mengalir lancar dan banjir masih jadi ancaman serius masyarakat di sana.

Kerusakan gorong-gorong ini belum diperbaiki sehingga semakin hari semakin memburuk kondisinya. Sampah dan material tanah bahkan mulai mendangkalkan aliran air. Setiap hujan, air naik hingga ke pemukiman warga.

“Kalau air laut lagi pasang dan hari hujan habislah kami diserbu banjir, ” ujar Ummar, warga Central Raya.

Persoalan ini sudah disampaikan ke instansi pemerintah terkait.

Baca Juga: Kasus Penyerangan Sekolah Yos Sudarso III, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara

Ketua RT 04 Merina Garden Syahrial menuturkan, amblasnya gorong-gorong ini akibat sumbatan sampah dan tanah. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan gorong-gorong amblas dihantam arus air.

“Tersumbat sampah dan tanah makanya amblas dihantam banjir,” katanya.

Gorong-gorong yang amblas ini merupakan jalur keluar air dari pemukiman warga dan ukurannya belum begitu maksimal. Perlu penanganan segera agar lingkungan tempat tinggal masyarakat aman dari banjir.

“Musim hujan ini kalau tak segera ditangani bahaya pemukiman di sekitar sini. Akan banjir terus,” ujar Ridwan, warga lainnya.

Baca Juga: Kejadian di Bengkong, Siswi SD Dicabuli Pacar Ibu

Saat ini kondisi kerusakan bukan saja pada gorong-gorong yang amblas tapi akses jalan juga. Jalan jadi hancur selama musim hujan ini. Upaya yang dilakukan masyarakat setempat hanya sebatas gorong royong membersihkan sumbatan drainase dan penimbunan jalan rusak di sekitarnya. Perbaikan dari pemerintah sangat diharapkan. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update