
batampos – Empat pelaku pembobolan mobil dengan modus pecah kaca di parkiran Rumah Makan Tuah Poh Tie di Kompleks Sri Jaya Abadi, Lubukbaja sudah merencanakan aksinya. Para pelaku berinisial EP, MA, FB, dan PB tersebut menggasak uang tunai Rp 800 juta.
Dalam aksinya, pelaku membagi tugas. MA dan FB sebagai eksekutor atau memecahkan mobil. Keduanya mengendarai sepeda motor.
Sedangkan EP dan PB bertugas membuntuti korban dari bank dan mengawasi lokasi sekitar rumah makan.
Baca Juga: Gegara Tersinggung, Remaja Aniaya Seorang Pemuda Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
“Kalau aksinya berhasil, mereka sepakat bertemu di Jembatan Barelang. Uang itu langsung dibagi,” ujar salah seorang sumber Batam Pos di Mapolresta Barelang, Selasa (1/10).
Usai uang dibagi, pelaku kabur dari Batam. MA dan FB menuju Tanjungpinang, sedangkan dua rekannya berencana ke Medan, Sumatera Utara.
“Dua pelaku yang bertugas mengawasi langsung diketahui identitasnya, karena terekam CCTv. Dan ditangkap di bandara,” kata sumber tersebut.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yudi Arvian membenarkan seluruh pelaku pecah kaca ini sudah ditangkap.
“Sudah semua ditangkap. Nanti yang menjelaskan dari Polresta atau Polda,” katanya.
Baca Juga: 2 Kasus Perampokan Belum Terungkap, Kapolda: Kasus Perampokan Skala Prioritas
Sementara Kasatreskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan detail terkait kejadian maupun pengungkapan kasus ini.
“Akan dilaksanakan rilis resmi oleh Kapolda dan Kapolresta,” ujarnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca terjadi di Rumah Makan Tuah Poh Tie di Kompleks Sri Jaya Abadi, Lubukbaja. Pelaku berhasil membawa uang Rp 800 juta yang disimpan korban di dalam mobil menggunakan kantong kresek.
Pembobolan mobil ini terjadi di area parkir pada Senin (23/9) siang. Saat itu, korban yang merupakan pengusaha berinisial A, tengah berada di dalam rumah makan.
Informasi yang didapatkan, sebelum mobilnya dibobol, korban baru saja melakukan penarikan uang tunai dari bank. Diduga, pelaku yang berjumlah empat orang membuntuti korban.(*)
Reporter: Yofi Yuhendri



