
batampos – BPJS Kesehatan Cabang Batam terus memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal.
Hingga 1 November 2024, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan 115 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 22 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) di Kota Batam.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, menjelaskan bahwa salah satu upaya penting untuk meningkatkan kepuasan peserta adalah pengelolaan pengaduan secara efektif.
“Peserta dapat menyampaikan keluhan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan Care Center 165, dan aplikasi LAPOR! Selain itu, kami memiliki program BPJS SATU! (BPJS Siap Membantu) yang berfungsi memastikan peserta JKN mendapatkan pelayanan terbaik,” kata Harry, Senin (2/12/2024).
Harry menambahkan, BPJS SATU! tidak hanya menangani pengaduan tetapi juga memberikan kemudahan akses informasi kepada peserta.
Baca Juga: Kepolisian dan BPJS Kesehatan Batam Mulai Uji Coba Kewajiban JKN untuk Pemohon SIM
Jika peserta menghadapi kendala layanan atau merasa tidak mendapatkan pelayanan sesuai standar, mereka dapat melaporkan ke petugas BPJS SATU! baik secara langsung di fasilitas kesehatan maupun melalui kontak resmi yang tersedia.
“Meski petugas BPJS SATU! tidak selalu berada di fasilitas kesehatan, mereka memiliki jadwal rutin untuk mengunjungi faskes mitra. Ketika tidak berada di lokasi, kami bekerja sama dengan petugas customer service di faskes untuk menangani pengaduan,” ujarnya.
Setiap fasilitas kesehatan, baik RS maupun klinik utama, telah dilengkapi media informasi yang mencantumkan nama dan kontak petugas BPJS SATU!. Hal ini bertujuan untuk mempermudah peserta mendapatkan informasi dan menyampaikan pengaduan.
“Setiap peserta JKN berhak mendapatkan informasi lengkap terkait prosedur layanan kesehatan di faskes dan menyampaikan pengaduan jika diperlukan. Kami berharap keberadaan BPJS SATU! dapat meningkatkan kepuasan peserta serta efektivitas penyelesaian keluhan melalui koordinasi yang baik dengan faskes mitra,” ungkap Harry.
Menurut Harry, keberadaan BPJS SATU! telah membantu meningkatkan sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.
Dengan koordinasi yang baik, pengaduan yang disampaikan peserta dapat ditangani secara cepat dan efektif sehingga tidak ada keluhan yang terabaikan. (*)



