Selasa, 3 Februari 2026

Ekspor Batam Oktober Meroket

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelabuhan Peti Kemas Batuampar terus bersolek dan tingkatkan pelayanan. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Ekspor Kota Batam Oktober 2024 mencatatkan performa luar biasa. Ekspor Batam tumbuh 23,28 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan nilai mencapai USD 1.541,50 juta. Peningkatan ini terutama dipacu oleh ekspor sektor nonmigas yang melonjak sebesar 24,99 persen atau senilai USD 292,07 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan, bahwa dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai kumulatif ekspor Batam dari Januari hingga Oktober 2024 juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar USD 1.145,37 juta atau 9,38 persen.

“Peningkatan ini didorong oleh naiknya ekspor sektor migas sebesar USD 140,96 juta (20,55 persen) dan sektor nonmigas sebesar USD 1.004,41 juta (8,72 persen),” kata Eko, Jumat (6/12).

Golongan barang ekspor nonmigas terbesar selama periode Januari-Oktober 2024 adalah Mesin atau Peralatan Listrik (HS 85), dengan nilai mencapai USD 5.760,78 juta.
Komoditas ini menyumbang kontribusi signifikan sebesar 46 persen dari total ekspor nonmigas Batam.

Selain itu, komoditas unggulan lainnya adalah Benda-benda dari Besi dan Baja (USD 2.003,26 juta atau 16 persen) serta mesin-mesin atau Pesawat Mekanik (USD 1.173,30 juta atau 9,37 persen).

Namun, tidak semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Ekspor ikan dan udang, misalnya, justru turun 24,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan kontribusi hanya 0,10 persen terhadap total ekspor nonmigas.

Singapura masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Batam pada Oktober 2024, dengan nilai mencapai USD 424,86 juta. Angka ini meningkat 13,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 22,74 persen dibandingkan Oktober 2023.

Sepanjang Januari-Oktober 2024, Singapura tetap menjadi pasar utama dengan kontribusi 26,18 persen atau senilai USD 3.494,78 juta, meskipun turun 15,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Negara tujuan ekspor terbesar lainnya adalah Amerika Serikat (USD 3.324,31 juta), Australia (USD 1.480,18 juta), Tiongkok (USD 982,59 juta), dan Jepang (USD 557,69 juta),” ungkap Eko.

Dari sisi pelabuhan, Batu Ampar mencatatkan nilai ekspor terbesar pada Oktober 2024, yaitu sebesar USD 943,09 juta. Nilai tersebut meningkat 19,43 persen dibandingkan September 2024 dan naik 49,95 persen dibandingkan Oktober 2023. Selama periode Januari-Oktober 2024, total ekspor kumulatif melalui Pelabuhan Batu Ampar mencapai USD 8.010,33 juta, menyumbang 77,93 persen dari total ekspor Kota Batam.

Meski demikian, volume ekspor kumulatif tertinggi tercatat melalui Pelabuhan Kabil, dengan berat mencapai 3.778,17 ribu ton, melonjak 221 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja ekspor yang positif ini mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam, khususnya di sektor perdagangan internasional. “Batam terus menunjukkan daya saingnya sebagai salah satu pusat ekonomi di Indonesia, meskipun harus menghadapi tantangan ekonomi global,” ujar Eko. (*)

 

Reporter; Rengga

 

Update