
batampos – Jelang Natal dan Tahun Baru harga minyak goreng di pasaran Batam mengalami kenaikan hingga Rp 3000 ribu per liter. Kenaikan tak hanya untuk minyak merek Minyakita, namun juga merek ternama lainnya.
Di swalayan Batamcenter terpantau harga minyak goreng terpantau untuk perliter terpantau Rp 16-20 ribu. Sedangkan untuk isian 2 liter Rp 35-40 ribu, tergantung merek minyak goreng.
“Sudah hampir 2 pekan, minyak goreng naik,” ujar salah satu karyawan swalayan.
Denis, warga Nongsa juga mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng yang cukup tinggi. Dimana biasanya ia membeli minyak goreng 2 liter dengan harga Rp 30 ribu, namun saat ini ia harus mengeluarkan uang lebih yakni Rp 36 ribu.
“Luar biasa naiknya, untuk ukuran 2 liter naik Rp 6 ribu, yang biasa Rp 30 ribu, sekarang Rp 36 ribu,” imbuhnya.
Menurutnya, kenaikan harga minyak cukup memberatkan disaat kondisi perekonomiannya yang pas-pasan. Apalagi Jelang Natal ia harus menyiapkan uang lebih untuk perayaan.
“Ya pasti beratlah, ini kami juga mau natal dan tahun baru, yang pastinya mengeluarkan budget lebih banyak,” ungkap wanita berusia 34 tahun ini.
Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto tak menampik adanya kenaikan harga minyak goreng di pasaran Batam.
“Ya memang ada kenaikan harga minyak goreng, namun untuk kenaikannya bervariasi, tidak semua sama,” ujar Aryanto.
Dikatakanya, saat ini harga minyak goreng dengan beberapa merek dijual dengan harga Rp 32-34 ribu per 2 liternya. Namun beberapa merek lainnya dijual Rp 35-37 ribu untuk 2 liter.
“Untuk kenaikan berbeda-beda, tergantung dari pabriknya. Namun kenaikan tidak terlalu signifikan,” imbuhnya. (*)
Reporter: Yashinta



