
batampos – Jelang Natal dan Tahun Baru harga telur ayam buras di pasaran Batam merangkak naik hingga Rp 56 ribu per papan. Kenaikan harga telur ayam buras diduga karena permintaan jelang natal dan tahun baru yang mulai naik.
Di beberapa swalayan kawasan Batamcenter, harga telur ayam buras terpantau naik dari Rp 51 ribu perpapan, naik menjadi Rp 55 ribu perpapan. Sedangkan untuk perpack isi 10 butir dijual Rp 18500-19000.
“Ya ada kenaikan harga telur sejak beberapa hari lalu,” ujar Nita karyawan salah satu swalayan.
Tak hanya swalayan Batamcenter, harga telur ayam buras juga terpantau naik di pasar Botania. Dari yang harga Rp 52 ribu naik menjadi Rp 54 ribu perpapan.
“Sejak Sabtu kemarin, harga telur sudah naik,” ujar Andi pedagang telur di pasar tersebut.
Menurut dia, kenaikan harga telur sempat mendapat protes dari beberapa pelangganya. Namun menurutnya, sebagai penjual ia hanya mengikuti harga yang diberikan pemasok.
“Kami kan ikut harga saja, harga telur naik berarti modal naik, jadi otomatis harga di pasaran naik juga,”
Imbuhnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Batam Aryanto membenarkan adanya kenaikan harga telur. Yang mana harga perikat Rp 260 ribu isi 5 papan naik menjadi 270 ribu.
“Ya memang ada sedikit kenaikan harga telur, namun kenaikannya tidak terlalu signifikan,” jelasnya
Masih kata Aryanto, kenaikan telur ayam buras tidak setinggi tahun lalu. Namun ia tak menapik mendekati Nataru nantinya harga telur akan naik.
“Mengikuti harga pasar, karena pemintaan tinggi di daerah penghasil. Otomatis akan ada kenaikan. Namun tidak setinggi kemarin,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yashinta



