
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam, sebanyak 18 persen ruas jalan di kota ini masih membutuhkan penanganan menyeluruh berupa overlay.
Kepala DBM-SDA Batam, Suhar menyebut, bahwa overlay merupakan proses penambahan lapisan perkerasan di atas permukaan jalan yang sudah ada.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kekuatan struktur jalan dan memperbaiki kualitas permukaannya,” ujarnya, Senin (9/12).
Baca Juga: Batam Kekurangan 700 Guru, Disdik Berharap Ada Solusi Tahun Depan
Saat ini, kondisi jalan di Batam secara keseluruhan sudah cukup baik, dengan 82 persen ruas jalan berada dalam kondisi layak. Pencapaian ini merupakan hasil dari pembangunan yang meliputi pelebaran dan peningkatan jalan yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, masih ada 18 persen jalan yang membutuhkan perbaikan lebih menyeluruh.
“Kami sudah melaksanakan pemeliharaan jalan ini. Kalau anggarannya tersedia, pemeliharaan akan terus dilakukan,” kata dia.
Sebelumnya, penanganan jalan rusak dilakukan dengan metode tambal sulam, yaitu menutup lubang-lubang yang ada dengan aspal. Akan tetapi, metode seperti ini hanyalah solusi sementara.
“Sekarang kami fokus pada overlay agar kondisi jalan semakin baik dan pengendara merasa aman,” ujar Suhar.
Baca Juga: 2.213 Perkara Perceraian Masuk Pengadilan Agama Batam Sepanjang 2024, Usia Muda Paling Rentan
Suhar juga mengungkapkan rencana prioritas DBM-SDA Batam untuk tahun 2025. Selain peningkatan kualitas jalan, perhatian juga akan diberikan pada penanganan banjir dan proyek infrastruktur lain yang mendukung kebutuhan masyarakat.
“Pekerjaan yang belum tuntas tahun ini pasti akan dilanjutkan tahun depan, termasuk soal pemeliharaan jalan,” ujar dia. (*)
Reporter: Arjuna



