Rabu, 4 Februari 2026

Demo Day Program WMK Polibatam

425 Mahasiswa Disiapkan Jadi Wirausahawan Muda

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Para dosen dari tujuh perguruan tinggi foto bersama saat mengikuti Demo Day Program WMK Polibatam Angkatan 3 Tahun 2024, di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Senin (9/12/2024). F Polibatam

POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) menggelar Demo Day Program Wirausaha Merdeka (WMK) Polibatam Angkatan 3 Tahun 2024, di Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Senin (9/12/2024).

Tahun ini, Polibatam terpilih kembali sebagai salah satu Perguruan Tinggi Pelaksana Program (PTP) WMK Angkatan III Tahun 2024, setelah tahun sebelumnya juga terpilih menjadi PTP WMK Angkatan I dan Angkatan II. Program ini diikuti 425 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Polibatam dan 6 perguruan tinggi mitra lainnya yaitu: Politeknik Dewantara, Politeknik Negara Ketapang, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Universitas Negeri Padang (Vokasi), dan Politeknik Negeri Bengkalis.

Acara dibuka dengan sambutan Direktur Polibatam, Ir Bambang Hendrawan ST MSM CIPMP CISCP. Dilanjutkan laporan kegiatan oleh ketua WMK Polibatam, Maria. Acara ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi mitra dan evaluator baik dari akademisi maupun praktisi (mitra DUDI) dengan membawa semangat menciptakan wirausahawan muda guna mewujudkan tujuan program yang ditetapkan. Yakni mahasiswa yang memiliki antusiasme dan ingin mengembangkan potensi dan kemampuan berwirausaha (entrepreneurship) serta meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Demo Day merupakan salah satu tahapan Post-immersion Program WMK bertujuan melakukan evaluasi akhir proses belajar mengajar serta menyediakan wadah bagi peserta program untuk menunjukkan produk barang/ jasa yang telah dirancang selama proses pembelajaran. Sebelum pelaksanaan Demo Day, peserta program telah mengikuti rangkaian kegiatan proses pembelajaran pengetahuan dasar terkait kompetensi wirausaha, mendapatkan pengalaman secara nyata (onboarding), membuat model bisnis dan melakukan prototyping, validasi produk, melaksanakan validasi market dan mengikuti sertifikasi kompetensi dari BNSP untuk skema Pengelolaan Usaha Ritel Koperasi & UMKM.

Terdapat 71 ide bisnis/ usaha yang didemokan, terdiri dari 39 ide bisnis kategori non-teknologi dan 32 ide bisnis kategori teknologi. Peserta program membuka stand kemudian mendemokan produk/ jasa yang telah dikembangkan di hadapan evaluator atau penilai dari akademisi dan praktisi. Evaluator atau penilai memberikan penilaian serta memberikan masukan atau saran untuk perbaikan kedepannya.

Selain menunjukkan produk/ jasa yang ada, peserta program juga menjelaskan hasil dari proses pembelajaran, mulai dari pengelolaan ide hingga hasil progress bisnis yang berjalan atau pertumbuhan bisnis selama mengikuti Program Wirausaha Merdeka. Penilaian dilakukan dengan prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.

Acara Demo Day ditutup dengan pemberian apresiasi kepada tim terbaik pada masing masing kategori. Tim terbaik kategori teknologi diberikan kepada Tim Angry Froggie dengan judul Komersialisasi Robot Edukasi Angry Froggie, Tim Diversia dengan judul 2D Asset Creation Business, Tim Armtech.academy dengan judul Pelatihan Arm Robot Berbasis Mikrokontroler, dan Tim Papinaga dengan judul Papan Informasi Tenaga Surya Berbasis IOT.

Tim terbaik kategori non teknologi diberikan kepada Tim Daily dengan judul Es Laksamana Mengamuk: Menjaga Identitas Melayu Melalui Rasa dan Cerita, Tim Steriscent dengan judul Plumeria Flower: Mengubah Limbah Bunga Menjadi Active Spray Anti Kuman Bernilai Tinggi, Tim MB Store dengan judul Pengembangan Produk Unggulan MB Store, dan Tim Cassa Mate dengan judul Cassa Mate Keripik Singkong Manis. Setelah selesainya kegiatan program Wirausaha Merdeka (WMK), diharapkan peserta program dapat melanjutkan usaha atau ide bisnis yang telah dikembangkan selama mengikuti program. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

 

Update