Rabu, 4 Februari 2026

Hampir 18 Ribu Warga Batam Daftar Haji, Daftar Tunggu Capai 24 Tahun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Jamaah haji kloter tiga debarkasi Batam saat tiba di Asrama Haji Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar ibadah haji di Kota Batam hampir mencapai 18 ribu orang. Dengan angka tersebut, daftar tunggu calon jemaah haji di Batam kini mencapai 24 tahun.

“Untuk daftar tunggu, saat ini sudah 24 tahun. Artinya, calon jemaah yang mendaftar tahun ini baru akan diberangkatkan pada 2048,” jelas Syahbudi, Rabu (18/12).

Syahbudi juga menyampaikan bahwa kuota haji untuk Provinsi Kepulauan Riau pada tahun ini mencapai 1.212 orang. Namun, jumlah ini belum sepenuhnya mampu mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji.

Baca Juga: 704 Jemaah Haji Kota Batam Berangkat Tahun 2025, Lansia Tertua Berusia 85 Tahun

“Kuota ini harus dibagi untuk seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau, termasuk Batam. Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk mendaftar lebih awal. Meski daftar tunggu lama, ini akan memudahkan antrean keberangkatan di masa mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, Kementerian Agama terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jemaah haji, mulai dari proses pendaftaran hingga pemberangkatan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam proses pendaftaran, baik secara langsung di Kantor Kementerian Agama maupun melalui layanan berbasis digital.

Selain itu, pemerintah juga terus memperjuangkan agar Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji setiap tahunnya, mengingat tingginya jumlah pendaftar dari berbagai daerah di Tanah Air.

Bagi masyarakat yang berencana mendaftar haji, Syahbudi mengingatkan pentingnya menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti KTP, kartu keluarga, dan paspor. Ia juga menyarankan agar masyarakat segera membuka tabungan haji di bank yang ditunjuk pemerintah.

“Pendaftar haji harus memenuhi setoran awal sebesar Rp25 juta untuk mendapatkan nomor porsi. Setelah itu, calon jemaah bisa mencicil biaya pelunasan haji hingga waktu keberangkatan tiba,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama Kota Batam menyebutkan sebanyak 704 calon jemaah haji dari Batam diprediksi akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025. Jemaah haji tersebut terdiri dari 328 orang laki-laki dan 376 orang perempuan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi, menjelaskan bahwa nomor porsi terakhir yang berhak melunasi pada tahun 2025 berada pada rentang nomor porsi 370005296 hingga 3700018911. Nomor porsi ini merujuk pada jemaah yang telah mendaftar sejak tahun 2009 hingga 12 Februari 2014.

“Untuk jemaah yang masuk dalam daftar porsi ini, kami mengimbau mereka segera menyelesaikan proses administrasi dan pelunasan biaya haji. Porsi terakhir yang kami sebutkan mencakup jemaah yang sudah lama menunggu, dan kami berharap mereka dapat melanjutkan proses untuk keberangkatan tahun depan,” jelas Syahbudi, Selasa (17/12).

Selain itu, jumlah jemaah lansia di Batam tercatat sebanyak 26 orang, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Lansia ini berusia antara 76 hingga 85 tahun, dengan yang tertua berusia 85 tahun. Syahbudi menambahkan bahwa calon jemaah haji lansia akan mendapatkan perhatian khusus dalam hal kesehatan dan kesiapan fisik.

Selain mereka yang terdaftar, ada 251 orang calon jemaah cadangan dengan nomor porsi 3700018914 hingga 3700019350. Para calon jemaah cadangan ini akan dipersiapkan untuk menggantikan jika ada jemaah yang tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan pada tahun 2025.

Dalam rangka mempersiapkan keberangkatan, Syahbudi mengimbau agar seluruh jemaah yang masuk dalam daftar tahun 2025 segera melakukan beberapa langkah persiapan, antara lain dengan mengumpulkan paspor ke Kementerian Agama untuk proses perekaman sidik jari dan bio visa yang akan dilakukan di Kantor Kementerian Agama Batam. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update