Senin, 2 Februari 2026

Komisi XIII DPR RI Sambangi Imigrasi Batam, Bahas Pengawasan dan Infrastruktur Keimigrasian

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Willy Aditya saat melakukan kuningan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Center. Foto:Rengga Yuliandra

batampos – Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Center dalam rangka optimalisasi pengawasan keimigrasian di wilayah perbatasan.

Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Willy Aditya, menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat dampak efisiensi di Imigrasi Batam Center yang merupakan salah satu pintu gerbang utama Indonesia.

“Dari tugas Komisi XIII untuk melakukan pengawasan, kami ingin melihat bagaimana efisiensi yang dilakukan berdampak pada pelayanan keimigrasian. Apalagi, Batam Center adalah kantor imigrasi tersibuk kedua setelah Bali dan adi halaman depan negara kita. Pelayanan di sini harus benar-benar mencerminkan kualitas terbaik,” ujar Willy, Kamis (6/2).

Baca Juga: Pemko Batam Matangkan Persiapan Pelantikan dan Pisah Sambut Wali Kota Terpilih

Dalam kunjungan tersebut, Komisi XIII menemukan beberapa hal penting, termasuk peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang signifikan.

“Kami mengapresiasi pihak imigrasi yang mampu meningkatkan PNBP dan memberikan pelayanan keluar-masuk yang sangat tinggi, mencapai hampir sembilan juta orang per tahun. Ini menjadi catatan bagi kami agar infrastruktur di sini lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Selain infrastruktur, Willy juga menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama bagi petugas yang bekerja di pulau-pulau terluar.

“Jangan sampai terjadi pelanggaran HAM ringan, di mana mereka memberikan pelayanan ke pulau-pulau terluar tetapi gajinya tidak memadai. Ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Komisi XIII juga mencatat kebutuhan peningkatan infrastruktur, termasuk kapal patroli dan sistem database yang lebih modern.

“Kami akan mendiskusikan lebih lanjut mana kebutuhan yang paling mendesak dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan kondisi yang sibuk dan padat, Imigrasi Batam Center sebagai halaman depan negara harus mendapatkan fasilitas terbaik,” ujarnya.

Baca Juga: DPR RI Kecam Penetapan Tersangka terhadap Nenek Awe, Minta Pemerintah Lindungi Warga Rempang

Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, menyambut baik masukan dari Komisi XIII dan menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan.

“Kami akan mengembangkan inovasi dalam pengawasan, termasuk pemanfaatan satelit untuk mengawasi wilayah perbatasan di Kepulauan Riau. Selain itu, kami juga akan meningkatkan jumlah auto gate di terminal-terminal serta berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan untuk mengoptimalkan pelayanan keimigrasian,” kata Saffar.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan infrastruktur dan sistem keimigrasian di Batam, sehingga meningkatkan pelayanan masyarakat serta mencegah dan menindak kejahatan transnasional serta pelanggaran hukum yang berpotensi terjadi di kawasan perbatasan. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update