Sabtu, 31 Januari 2026

Lampu PJU di Jalan Raja Isa Padam, Warga Keluhkan Jalan Gelap dan Berbahaya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deretan lampu penerangan jalan di jalan Raja Isa padam. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Raja Isa, tepatnya dari Simpang Helm Legenda hingga Simpang Empat Coastarica, mati sejak lebih dari seminggu terakhir. Warga yang melintas di jalur tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang gelap, terutama di malam hari, karena meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Jalan tersebut merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan besar seperti truk, mobil pribadi, dan sepeda motor. Tanpa penerangan yang memadai, pengendara harus lebih berhati-hati untuk menghindari kecelakaan.

Ari, salah seorang warga yang sering melintas di jalan itu, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa tanpa lampu PJU, jarak pandang menjadi terbatas dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

“Kalau malam gelap sekali, apalagi banyak kendaraan besar yang lewat sini. Kami khawatir terjadi kecelakaan karena pengendara sulit melihat jalan dengan jelas,” ujarnya, Kamis (6/3).

Keluhan serupa juga disampaikan Dian, seorang pengendara motor yang hampir mengalami kecelakaan akibat minimnya penerangan. Menurutnya, tanpa lampu PJU, pengendara tidak bisa melihat lubang jalan atau kendaraan lain dengan jelas.

“Saya pernah hampir menabrak motor di depan karena gelap, tidak terlihat jelas. Kadang ada juga yang ngebut, kalau gelap begini jadi bahaya. Semoga cepat diperbaiki,” katanya.

Selain berisiko kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga membuat warga khawatir terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian atau begal. Warga berharap pemerintah segera bertindak agar kondisi ini tidak semakin membahayakan.

Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, membenarkan bahwa matinya lampu PJU di sepanjang Jalan Raja Isa bukan karena gangguan teknis biasa, melainkan akibat pencurian kabel listrik di dalam tiang PJU.

“Mulai ada yang hilang lagi, kabel yang ada di dalam tiang,” ungkapnya.

Pihaknya telah menerima laporan terkait hal ini dan memastikan bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap agar penerangan jalan kembali normal.

“Bertahap kita akan segera selesaikan. Kami memahami keluhan warga, dan saat ini tim sudah menyiapkan langkah perbaikan,” tambah Kukuk.

Pencurian kabel PJU bukan pertama kali terjadi di Batam. Sebelumnya, kasus serupa juga ditemukan di beberapa titik lain di kota ini, menyebabkan lampu jalan padam dalam waktu lama. Aksi pencurian kabel PJU kerap menjadi masalah karena selain merugikan pemerintah, juga berdampak langsung pada keselamatan warga. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update