Selasa, 13 Januari 2026

Senangnya Siswa SMP Negeri 12 Batam Terima MBG di Bulan Puasa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Distribusi MBG di Batam saat Ramadan. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 1.078 siswa SMP Negeri 12 Batam menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kali ini disesuaikan dengan suasana Ramadan. Berbeda dari hari biasa, menu yang diberikan berupa makanan kering yang cocok untuk dikonsumsi saat berpuasa.

Kepala SMP Negeri 12 Batam, Nurmi, menyampaikan program ini telah berlangsung selama dua hari di sekolahnya dan menyesuaikan dengan kegiatan pesantren kilat yang diadakan di sekolah. MBG diberikan setiap pukul 11.00 WIB sebelum siswa pulang sekolah pada pukul 11.30 WIB.

“Di bulan Ramadan ini MBG yang diberikan bukan makanan nasi, tapi berbentuk makanan kering. Kita buat jadwal sesuai dengan pesantren kilat, sehingga pembagiannya lebih teratur,” katanya, Jumat (7/3).

Adapun menu MBG yang diberikan kepada siswa terdiri dari kurma, telur rebus, pisang, susu, dan biskuit. Menu ini dipilih agar tetap memberikan asupan gizi yang cukup bagi siswa meskipun dalam kondisi berpuasa.

Proses distribusi makanan juga dibuat lebih efisien dengan melibatkan dua siswa perwakilan dari setiap kelas. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pendistribusian dan memastikan semua siswa mendapatkan jatah mereka dengan tertib.

“Setiap kelas ada dua siswa yang bertugas mengambil totebag berisi MBG untuk dibagikan kepada teman-temannya. Ini memudahkan dan mempercepat proses penyaluran,” ujar Nurmi.

Selain itu, pihak sekolah juga menerapkan sistem pengembalian totebag setelah makanan diambil oleh siswa. Totebag tersebut digunakan kembali keesokan harinya agar lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan banyak limbah.

“Setelah menerima makanan, totebag harus dikembalikan. Anak-anak sudah kami sarankan untuk membawa plastik atau wadah sendiri agar makanan bisa dipindahkan dan totebag dapat digunakan kembali,” kata dia.

Sella, salah satu siswi kelas 8 di SMP Negeri 12 Batam, mengaku senang dengan adanya program MBG ini. Menurutnya, makanan yang diberikan cukup untuk mengenyangkan meskipun tidak seperti hari biasa yang terdiri dari nasi dan lauk-pauk.

“Kalau hari biasa makanannya ada ayam, telur, dan nasi. Tapi kalau takjil kayak gini juga tetap kenyang, karena ada telur, roti, dan susu,” katanya.

Ia juga merasa terbantu karena tidak perlu membawa bekal atau mengeluarkan uang jajan tambahan untuk membeli makanan di sekolah.

“Senang sih, karena enggak perlu bawa bekal lagi. Jadi enggak perlu banyak bawa duit (jajan) juga,” kata dia.

Program MBG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup selama beraktivitas di sekolah, termasuk di bulan Ramadan. (*)

Reporter: Arjuna

Update