Sabtu, 31 Januari 2026

Pelaku Menggunakan Parang, Gusnahari: Saya Berkawan dengan Semua Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Hakim Pengadilan Agama Batam, H. Gusnahari saat dirawat di RSBP Batam.

batampos – Hakim Pengadilan Agama Batam, Gusnahari yang menjadi korban penikaman mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun. Termasuk kasus persidangan yang ditanganinya.

“Saya berkawan dengan suama orang. Saya bersidang itu profesional, yang benar itu bagaimanapun saya katakan benar. Yang salah itu dia minta benar saya tidak mau. Saya tetap berikan petunjuk hukum,” ujarnya di Mapolresta Barelang.

Peristiwa tersebut berawal saat Gusnahari hendak pergi bekerja pada Kamis (6/3) pagi, sekitar pukul 07.10 WIB. Saat itu, ia hendak menaiki mobil yang di parkir di pintuk masuk perumahan.

“Mobil yang biasa diparkir di depan rumah, karena ada tetangga yang meninggal saya tarok di pintu perumnas,” katanya.

Menurut dia, pelaku sudah menunggunya di dekat mobil. Pelaku kemudian menghampirinya dan melukaimya menggunakan sebilah parang.

Usai melukai Gusnahari di bagian tangan kanan, pelaku kabur menggunakan sepeda motor yang ditunggu pelaku lainnya.

“Saya teriak minta tolong, pelaku langsung pergi. Parang dimasukkan ke dalam jaket, yang menunggu pakai pakaian ojek,” ungkapnya.

Gusnahari menambahkan dengan adanya kejadian ini, ia melaporkan ke pihak polisian. Bahkan, Mahkamah Agung meminta polisi untuk mengusut tuntas para pelaku.

“Mahkamah Agung minta ini diusut tuntas,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus penikaman Ini. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi dan petunjuk lainnya.

“Kami sedang menyelidiki dengan pemeriksaan saksi-saksi. Anggota masih di lapangan,” ujarnya singkat. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update