
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud menjelang mudik Lebaran tahun ini. Tarif tiket kapal tetap stabil untuk berbagai rute pelayaran dari Batam menuju Belawan, Tanjung Priok, dan Balai Karimun.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran tanpa terbebani lonjakan harga tiket.
“Tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud. Tarif tetap mengacu pada harga yang sudah ditetapkan sebelumnya,” kata Edwin, Senin (10/3).
harga tiket KM Kelud dibagi berdasarkan kelas. Untuk rute Batam–Belawan, harga tiket Kelas 1A Dewasa sebesar Rp683 ribu dan bayi Rp73 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp559 ribu dan bayi Rp61 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp384 ribu dan bayi Rp43 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp355 ribu dan bayi Rp40 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp220 ribu dan bayi Rp27 ribu.
Sementara itu, untuk tujuan Batam–Tanjung Priok, tiket Kelas 1A Dewasa dibanderol Rp994 ribu dan bayi Rp104 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp813 ribu dan bayi Rp86 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp556 ribu dan bayi Rp60 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp513 ribu dan bayi Rp56 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp513 ribu dan bayi Rp37 ribu.
Adapun tarif tiket untuk rute Batam–Balai Karimun, harga tiket Kelas 1A Dewasa Rp138 ribu dan bayi Rp19 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp115 ribu dan bayi Rp16 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp83 ribu dan bayi Rp13 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp78 ribu dan bayi Rp13 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp49 ribu dan bayi Rp10 ribu.
Keputusan Pelni untuk tidak menaikkan tarif disambut baik oleh calon pemudik. Husein, salah satu penumpang KM Kelud dari Tanjung Priok, mengatakan bahwa harga tiket kapal lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.
“Tiket KM Kelud dari dulu sampai sekarang tetap sama. Itu yang membuat saya selalu memilih kapal laut untuk mudik,” ujarnya.
Sementara itu, Remon, warga Batam yang akan berangkat ke Belawan, mengaku lebih nyaman menggunakan kapal laut karena selain lebih murah, jadwal keberangkatannya juga rutin setiap pekan.
“Saya mudik ke Medan sebulan sekali dan masih memilih kapal laut. Selain harganya lebih hemat, perjalanannya juga nyaman dan aman,” katanya.
Remon menambahkan, harga tiket kapal Pelni lebih stabil dibandingkan tiket pesawat yang sering berubah tergantung hari dan musim.
“Kalau tiket kapal ini tetap sama, mau hari biasa atau hari besar seperti Lebaran, harganya tidak naik,” tutupnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



