Minggu, 18 Januari 2026

Kapolda Kepri Soroti Keamanan Pariwisata dan Pengelolaan Migrasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

batampos – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin menerima kunjungan Direktur Intelijen Keimigrasian Kemimpas RI membahas berbagai isu strategis terkait keamanan wilayah Kepri, khususnya dalam sektor pariwisata dan pengelolaan migrasi.

Kapolda Kepri menyoroti wilayah Kepri, sebagai salah satu destinasi wisata utama setelah Bali, memiliki peran penting dalam menarik investasi, namun juga berpotensi menghadapi tantangan keamanan.

“Kami mengakui bahwa sinergi antara kepolisian dan imigrasi sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepri. Diperlukan langkah-langkah strategis guna memastikan migrasi di wilayah ini berlangsung sesuai dengan prosedur yang berlaku, ujar Irjen Pol. Asep Safrudin, Jumat (14/3).

Baca Juga: Disnaker Batam Minta Perusahaan Patuhi Memberi Bonus Hari Raya

Ia menekankan Kepri harus bertransformasi dari sekadar jalur pekerja migran ilegal menjadi wilayah dengan sistem pengelolaan migrasi yang lebih tertib dan sesuai dengan regulasi.

Untuk itu, diperlukan pendekatan yang bersifat preventif, pre-emptive, maupun represif guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di sektor imigrasi.

Direktur Intelijen Keimigrasian Kemimpas RI, Brigjen Pol. Anom Wibowo menegaskan komitmen Kemimpas RI untuk terus bersinergi dengan Polda Kepri dalam mengatasi permasalahan imigrasi ilegal.

Ia mengapresiasi langkah Polda Kepri yang telah mengembangkan aplikasi pemantauan WNA, yang bertujuan untuk mempermudah pengawasan.

Baca Juga: Dukung UMKM, Pemko Batam Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman Hingga Rp20 Juta

“Kami siap untuk terus bertukar informasi dan bekerja sama dengan Polda Kepri dalam berbagai upaya, terutama dalam memberantas imigrasi ilegal dan menindak WNA yang melakukan pelanggaran hukum,” ujarnya.

Selain itu, Direktur Pengawasan dan Penindakan Kemimpas RI Brigjen Pol Yuldi Yusman menambahkan bahwa penguatan sistem pengawasan diperlukan guna memastikan kebijakan keimigrasian di Kepri berjalan optimal.

“Dengan adanya kolaborasi yang erat antara kepolisian dan imigrasi, diharapkan stabilitas keamanan di Kepri dapat terus terjaga serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi wilayah,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

 

Update