Minggu, 1 Februari 2026

Genjot Kunjungan Wisman, Batam Kembali Gelar Sea Eagle Boat Race

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sea Eagle Boat Race saat digelar di Belakangpadang. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Kota Batam dihadapkan pada tantangan besar dalam menarik wisatawan mancanegara (wisman), terutama dari Singapura. Di tengah gencarnya Johor, Malaysia, menawarkan biaya perjalanan murah sebesar 2 dolar Singapura, ongkos ke Batam justru jauh lebih mahal, yakni 56 dolar Singapura.

Ketua DPC Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, menilai upaya membenahi sektor pariwisata membutuhkan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, Johor mampu memanfaatkan kedekatan geografis dengan Singapura karena adanya kepekaan pemerintah setempat dalam menangkap peluang.

“Kita ini tidak dapat bergerak kalau tidak ada dukungan dari pemerintah dan operator feri. Sejauh ini tidak ada dukungan sama sekali,” kata dia, Sabtu (22/3).

Peluang menarik lebih banyak wisatawan dari Singapura masih terbuka jika ada langkah konkret dari pihak terkait. Namun, tanpa dukungan penuh, target kunjungan yang dicanangkan sulit tercapai.

“Kalau pemerintah menangkap peluang ini bisa saja. Untuk turis masih ada (yang datang ke Batam), tapi tidak besar. Kalau disuruh memilih Johor atau Batam, tamu Singapura lebih memilih Batam karena kurs rupiah lebih murah,” katanya.

Meski demikian, Andi mengakui target mendatangkan 2 juta wisatawan ke Batam bukanlah hal mudah. “Untuk target 2 juta wisman itu agak berat. Tanpa dukungan, kita bisa apa?,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyebut pihaknya menargetkan 1,7 juta kunjungan wisman di tahun 2025. Ia optimistis angka tersebut bisa tercapai dengan berbagai upaya yang sedang digalakkan.

“Kalau dilihat dari fenomena, sekarang ini lebih membaik. Mudah-mudahan target kunjungan wisman tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Salah satu langkah yang diambil untuk menggenjot kunjungan adalah menghadirkan kembali acara-acara besar. Tahun ini, Pemko Batam akan menggelar kembali Sea Eagle Boat Race di Belakangpadang setelah vakum selama hampir delapan tahun.

“Event Sea Eagle Boat ini sangat marketable. Untuk mendatangkan wisman, salah satu upaya kita adalah mengadakan atraksi atau event,” katanya.

Sepanjang tahun 2025, Batam akan mengadakan lebih dari 150 event sebagai daya tarik wisata. Beragam acara tersebut direncanakan dalam kurun waktu yang bervariasi, mulai dari tiga bulan, dua bulan, bahkan hanya satu bulan.

“Hampir setiap minggu ada bazar-bazar. Ini adalah atraksi buatan untuk menarik minat wisatawan,” kata Ardi.

Dalam waktu dekat, Batam juga akan menggelar Batam Golf Tournament seri kedua yang diharapkan mampu menarik banyak wisatawan mancanegara. “Kami berharap acara ini dapat mendatangkan tamu dari luar negeri dalam jumlah yang signifikan,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

Update