
batampos – Menghadapi lonjakan pemudik menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra turun langsung ke Pelabuhan Domestik Sekupang, Jumat (28/3) pagi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan di pelabuhan, termasuk prosedur keselamatan pelayaran.
Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menekankan pentingnya standar operasional prosedur (SOP) pelayaran agar berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia juga memeriksa langsung empat kapal yang beroperasi di pelabuhan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi aman.
“Kami ingin memastikan SOP dalam pelayaran berjalan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Amsakar.
Selain mengecek kondisi kapal, Amsakar juga memantau kecepatan kapal dan berkomunikasi langsung dengan ruang kapten untuk memastikan operasional berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan.
“Kami memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Setiap kapal sudah berada pada batas jumlah maksimal penumpang. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan selama perjalanan,” tambahnya.
Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, BP Batam telah menyiapkan armada kapal tambahan guna memastikan tidak terjadi kepadatan berlebihan di pelabuhan.
“Hingga H-3, arus penumpang sudah setara dengan jumlah kapal yang tersedia. Berdasarkan data, diperkirakan ada lonjakan hingga 2.000 penumpang. Namun, kami memastikan jumlah armada masih cukup untuk menampung lonjakan tersebut,” jelas Amsakar.
Pada hari ini, terdapat penambahan 11 kapal, sehingga total kapal yang beroperasi mencapai 12 unit. Dengan penambahan ini, BP Batam optimistis arus mudik akan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Sementara itu, Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan bahwa Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan guna memastikan kelancaran arus penumpang.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut,” ujar Dendi.
Selain itu, operator kapal juga telah menyiapkan tambahan armada dan melakukan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.
“Ada 12 tambahan kapal untuk ekstra trip, sehingga arus mudik dapat berjalan lebih lancar,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah antisipatif ini, BP Batam memastikan kesiapan pelabuhan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 1446 Hijriyah, sehingga masyarakat yang hendak pulang kampung dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



