
(f. Eusebius Sara / Batam Pos)
batampos – Menjelang perayaan Idulfitri, aktivitas di berbagai pasar mengalami peningkatan drastis. Hari ini, Sabtu (29/3/2025), sejak pagi hingga siang hari, masyarakat berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan hari raya. Barang yang paling dicari meliputi daging, sayuran, dan bumbu dapur sebagai persiapan menyambut momen spesial bersama keluarga.
Sejumlah pasar basah di kawasan Batuaji dan Sagulung dipadati pengunjung sepanjang Sabtu (29/3). Kepadatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Para pedagang menyebutkan lonjakan jumlah pembeli terjadi karena banyak warga yang ingin menyiapkan stok bahan makanan untuk memasak hidangan khas Lebaran.
Keramaian tidak hanya terjadi di dalam pasar, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya. Pasar Victoria dan Marina menjadi dua lokasi yang paling ramai diserbu pembeli. Saking padatnya, lalu lintas di sekitar pasar mengalami kemacetan panjang sejak pagi hingga menjelang siang.
“Tak bisa diatur lagi karena memang terlalu ramai,” ujar Agus, salah satu petugas parkir di Pasar Victoria. Ia mengungkapkan bahwa kendaraan yang keluar-masuk area pasar semakin sulit bergerak akibat meningkatnya volume kendaraan.
Kemacetan ini diperparah oleh banyaknya pengendara yang memarkir kendaraan sembarangan di tepi jalan. Kondisi ini membuat beberapa ruas jalan menyempit dan memperlambat arus lalu lintas. Selain itu, banyak angkutan umum berhenti sembarangan untuk menurunkan atau menaikkan penumpang di dekat pasar.
Nindi, Mela, dan Susan, tiga pengunjung pasar yang ditemui di lokasi, mengaku datang untuk membeli perlengkapan memasak Idulfitri. Meskipun suasana pasar sangat padat, mereka tetap harus berbelanja karena stok bahan makanan perlu disiapkan sejak jauh hari.
Selain menyebabkan kemacetan, lonjakan pengunjung juga berdampak pada layanan perbankan. Sejumlah mesin ATM di sekitar pasar kehabisan uang tunai, membuat warga kesulitan mencari mesin yang masih memiliki saldo untuk menarik uang guna keperluan belanja.
“Sudah keliling beberapa tempat, tapi semua ATM kosong. Bingung juga kalau nggak bisa tarik uang, soalnya banyak pedagang lebih suka dibayar tunai,” keluh Amri, seorang warga yang mencari ATM di dekat Pasar Marina.
Para pedagang berharap kondisi ini bisa segera teratasi agar proses jual beli tetap berjalan lancar. Beberapa di antara mereka menyarankan pihak terkait untuk menambah suplai uang tunai di ATM menjelang hari raya agar masyarakat tidak kesulitan saat berbelanja. (*)



