
batampos – Parlindungan, driver ojol di Batam yang menjadi korban penumpang, mengaku tidak menaruh curiga dengan pelaku penggelapan motornya. Sebab, ia bahkan sempat salat berjamaah saat mengantarkan pelaku.
“Di masjid, dia (pelaku) minjam uang Rp 100 ribu untuk sedekah. Tapi uang saya hanya Rp 12 ribu, lalu dia mengambil Rp 2 ribu,” ujarnya.
Ia menjelaskan penggelapan itu terjadi saat pelaku mengajaknya makan siang di kawasan Mega Legenda, Batam Centre. Di warung makan tersebut, pelaku meminjam motor korban dengan alasan untuk membeli bakso.
Baca Juga: Bawa Kabur Motor Driver Ojol, Saddam Diciduk Polisi
“Disitu saya sadar, baru kenal kok minjamin motor. Saya kejar, pelaku sudah tidak ada, dan tidak kembali lagi,” katanya.
Parlindungan menjelaskan baru sebulan bekerja sebagai driver. Ia juga megimbau driver lainnya untuk menjadikan hal ini sebagai pelajaran.
“Terimakasih kepada Kapolresta Barelang dan Polsek Batam Kota. Saya sangat bahagia,” ungkapnya.
Ia mengaku motor tersebut merupakan motor utama untuk mencari nafkah untuk anak dan istrinya.
“Motornya sudah lunas. Saya juga ucapkan ribuan terima kasih untuk media,” tutupnya. (*)



