Rabu, 14 Januari 2026

Polisi Umumkan Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kubu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi mayat

batampos – Polisi mengkonfirmasi identitas mayat pria lansia yang ditemukan di perairan Tanjung Kubu, Bulang. Korban diketahui bernama Amir, 82, seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (7/4).

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 03.20 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek hitam tanpa baju. Tim patroli Ditpolairud Polda Kepri yang menerima laporan tersebut langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi.

“Korban ditemukan tadi dini hari sekitar pukul 03.20 WIB di Perairan Tanjung Kubu, Bulang, Batam,” ujar Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, Kompol Syaiful Badawi, Jumat (11/4).

Baca Juga: Motif Sakit Hati, Ketua RT di Perumahan Greenland Ditikam Tetangga

Jenazah Amir langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pendalaman polisi, korban diketahui sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan hilang.

“Korban sempat menjalani rawat inap selama satu hari di Puskesmas, kemudian diantar pulang ke Pulau Tanjung Kubu,” lanjut Badawi.

Namun, kondisi geografis wilayah menjadi tantangan tersendiri. Karena tidak adanya dermaga di pulau tersebut, korban hanya diturunkan di tepi pantai dan harus berjalan sendiri menuju rumah keluarganya.

“Pengantar hanya menurunkan korban di pantai, tanpa mengantar hingga ke rumah. Sejak saat itu, korban tidak pernah sampai ke tujuan,” terang Badawi.

Pihak keluarga mulai khawatir setelah korban tidak bisa dihubungi sejak pukul 14.00 WIB di hari yang sama. Upaya pencarian pun dilakukan, hingga akhirnya jasad Amir ditemukan lima hari kemudian.

Baca Juga: Kejari Batam Ingatkan Jaksa dan Pegawai Bekerja dengan Ikhlas dan Amanah

Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Polisi menduga korban meninggal dalam kondisi sakit dan kelelahan usai perjalanan dari puskesmas.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Diduga kuat korban dalam kondisi tidak sehat saat berjalan sendiri menuju rumah,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Update