
batampos – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (DPD IKA UNDIP) Kepri menggelar silaturahmi (Halal Bilhalal) bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding yang juga Ketua Umum IKA UNDIP di Aston Nagoya City Hotel, Kawasan Thamrin City, Batam, Kamis (24/4).
Dalam silaturahmi tersebut, Dewan Penasehat IKA UNDIP Kepri, Syaifudin menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, baik kegiatan internal maupun kegiatan kolaborasi dengan lembaga lain.
Disebutkannya, salah satu kegiatan yang menonjol yakni kegiatan kolaborasi pelatihan tenaga kerja antara IKA UNDIP, IKA ITS, IKA ITB, Polteknik Batam dan PCNU Kota Batam yang telah berjalan dengan baik.
“Kita sudah melaksanakan pelatihan sebanyak 4 gelombang dengang total peserta 100 orang tanpa dipungut biaya. Pelatihan tenaga kerja ini untuk menunjang ketersediaan tenaga terampil pembuatan kapal di Batam meliputi pelatihan welding (pengelasan kapal) piter, schafolding, blasting dan painting (pengecatan kapal),” katanya.
Di samping materi pembelajaran memenuhi standar internasional juga didukung oleh para instruktur yang memiliki keahlian bersertipikat internasional sehingga para peserta memperoleh sertipikat kelulusan yang dapat dipekerjakan untuk tenaga kerja migran di luar negeri. ” Di bulan Juli 2025 yang akan datang pelatihan serupa akan diselenggarakan kembali,” ungkapnya.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding dalam sambutannya memaparkan program kerja Kementrian P2MI yang terkait erat dengan Kota Batam dan Kepulauan Riau sebagai salah satu gerbang keluar masuknya para pekerja migran Indonesia.
Ia juga memberikan a masukan mengenai program kerja IKA UNDIP Kepri. “Mari terus menjaga dan mempererat silaturahmi serta mencari peluang kerjasama dengan kementerian P2MI demi kemajuan bangsa ini lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kemudian, Heni Ariputranti, perwakilan IKA UNDIP Kepri, dalam kesempatan itu juga mengusulkan wacana kerjasama pengelolaan para pekerja migran di Kepri dengan IKA UNDIP Kepri.
Secara khusus Heni juga menyampaikan usulan kepada Kementerian P2MI, beberapa poin, yakni: Pertama, Pembentukan Kembali Satgas Pekerja Migran Indonesia – sejak 2025 tak ada lagi, – Crisis Care / PMI Care – untuk menghidupkan kembali koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Kedua, Membantu IKA UNDIP yang berada di Pemerintah Daerah dengan Jejaring IKA UNDIP di berbagai Kementerian dan Lembaga Negara terkait lainnya.
Ketiga, Program Pemagangan Tenaga Kerja Luar Negeri (Tenaga kerja kita dilatih di luar negara) – Indonesia, Malaysia dan Brunei.
Karena menurutnya, Pekerja Migran Indonesia familiar terhadap situasi dan kondisi kerja di luar negeri.
Selanjutnya, Ketua Harian DPD IKAUNDIP Kepri, Supriyanto di Menteri P2MI juga memperkenalkan susunan Pengurus DPD IKA UNDIP Kepri berikut progran kerja singkat yang telah dan akan dilaksanakan.
Silaturahmi ini juga dihadiri, Ketua PCNU Kota Batam Dr KH Muhammad Zaenuddin, Chief Operating Officer (COO) Persero Batam M Iqbal Mirza, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Pikri Ilham, Kepala biro Keuangan BP Batam Siswanto, Perwakilan Alumni Perguruan Tinggi di Kepri diwakili IKA ITS Awang Sasongko, dan sejumlah undangan lainnya.
Silaturahmi ini juga semakin meriah dengan velocity bersama seluruh peserta, pembagian doorprize dengan hadiah utama 3 buah smart TV ukuran 32″- 43″, air purifier dan puluhan hadiah lainnya. Acara ditutup dengan hiburan menyanyi dan menari bersama seluruh peserta. (*)
Reporter: Jamil



