Jumat, 30 Januari 2026

80 Calon Jemaah Haji Cadangan Batam Siap Berangkat Tahun Ini

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 743 calon jemaah haji asal Kota Batam dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) kota Batam, Syahbudi, mengatakan para jemaah akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter) berbeda.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini, Batam mendapatkan kuota 743 calon jemaah haji. Semua telah melalui tahapan persiapan, baik administrasi, kesehatan, hingga manasik haji,” ujar Syahbudi, Senin (28/4).

Ia menjelaskan, Kloter 1 terdiri dari 112 calon jemaah haji. Mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 1 Mei 2025 dan berangkat ke Tanah Suci pada 2 Mei 2025. Kloter ini akan kembali ke Indonesia pada 12 Juni 2025.

Untuk Kloter 2, sebanyak 238 calon jemaah akan masuk asrama pada 2 Mei 2025 dan diberangkatkan pada 3 Mei 2025.

“Kepulangan Kloter 2 ke Tanah Air dijadwalkan pada 13 Juni 2025,” kata Syahbudi.

Sementara Kloter 17 merupakan kloter terbanyak, yakni 393 calon jemaah. Mereka akan masuk Asrama Haji pada 19 Mei 2025 dan berangkat menuju Arab Saudi pada 20 Mei 2025. Kloter ini diperkirakan pulang pada 30 Juni 2025.

Selain kuota reguler tersebut, Batam juga mengakomodasi 80 calon jemaah haji cadangan yang kini telah dipastikan berangkat.

“Tahun ini porsi cadangan cukup besar. Artinya, banyak yang dari daftar tunggu bisa diberangkatkan lebih cepat dari prediksi,” ucapnya.

Syahbudi mengungkapkan, para calon jemaah haji ini berasal dari berbagai kecamatan di Kota Batam. Kecamatan Batam Kota tercatat sebagai penyumbang calon jemaah terbanyak dengan 230 orang, disusul Sekupang dengan 130 orang, dan Sagulung sebanyak 92 orang. Sementara dari Galang dan Bulang masing-masing hanya 2 dan 3 orang.

Dari total 743 calon jemaah haji, jumlah perempuan tercatat lebih banyak dibanding laki-laki. Sebanyak 408 calon jemaah adalah perempuan, sedangkan laki-laki berjumlah 334 orang.

Syahbudi mengatakan, fakta ini sudah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir, di mana animo perempuan untuk berhaji sangat tinggi.

“Fenomena ini menggambarkan bahwa kesadaran spiritual di kalangan perempuan Batam sangat luar biasa. Mereka sangat antusias untuk memenuhi panggilan Allah,” ucapnya.

Menurut Syahbudi, seluruh calon jemaah telah mengikuti bimbingan manasik haji yang dilaksanakan di tingkat kota maupun kecamatan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali jemaah tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga sunnah-sunnahnya.

Selain manasik, seluruh calon jemaah juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat. Pemeriksaan ini untuk memastikan jemaah dalam kondisi prima saat melaksanakan ibadah haji yang membutuhkan fisik kuat.

“Pembinaan manasik dan pemeriksaan kesehatan ini bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik. Karena di Tanah Suci, stamina dan kesiapan mental menjadi kunci utama,” jelasnya.

Syahbudi mengimbau seluruh calon jemaah untuk terus menjaga kesehatan menjelang keberangkatan. Ia juga meminta jemaah memperhatikan ketentuan barang bawaan serta disiplin terhadap aturan yang telah disosialisasikan.

“Semoga seluruh jemaah Kota Batam bisa menunaikan ibadah haji dengan lancar, menjadi haji mabrur, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” harap Syahbudi. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Update