
f. Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Setelah tujuh tahun tak tersentuh banjir, SMP Negeri 28 Batam akhirnya kembali terendam, Senin (5/5). Air menggenangi halaman hingga sebagian ruang kelas, usai hujan deras mengguyur kawasan Botania, Batam Kota.
Penyebabnya adalah saluran drainase yang tersumbat di sekitar kawasan Botania. Air yang seharusnya mengalir lancar ke saluran pembuangan utama justru meluap dan mengarah ke area sekolah yang cukup rendah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan telah berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran (Damkar) untuk membantu penyedotan air dan membersihkan sisa banjir di area sekolah.
“Tim Damkar kami kerahkan untuk membantu SMPN 28 agar aktivitas belajar tidak terganggu,” ujarnya.
Sementara itu, penanganan drainase yang tersumbat sedang ditangani oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam. Pembersihan sedimen dan sampah di saluran air ditargetkan rampung secepatnya agar genangan tak kembali terjadi.
Warga sekitar berharap persoalan drainase di Botania bisa diselesaikan secara menyeluruh, mengingat kawasan ini kerap menjadi langganan genangan saat hujan deras turun. (*)
Reporter: Cecep Mulyana



