Kamis, 15 Januari 2026

Jalan S Parman Gelap Gulita, Warga Mengeluh

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan S Parman gelap gulita. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Separuh ruas Jalan S Parman di Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, mengalami kegelapan total pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sudah berlangsung hampir sebulan terakhir.

Kondisi terparah terjadi dari Simpang Mangsang hingga ke kawasan Tanjungpiayu Laut. Seluruh tiang lampu di sepanjang jalur tersebut tidak menyala, membuat kawasan itu gelap gulita setiap malam.

Sementara itu, dari arah Mukakuning hingga ke Simpang Mangsang, masih terdapat satu hingga dua tiang lampu yang berfungsi. Namun jumlah tersebut tidak cukup untuk menerangi seluruh ruas jalan yang panjang dan cukup padat lalu lintas.

Teguh, seorang warga yang setiap hari melintasi Jalan S Parman, mengeluhkan kondisi ini. Ia menyebutkan bahwa kegelapan di malam hari sangat berbahaya, terutama karena kondisi jalan yang bergelombang dan dipenuhi lubang.

“Kalau malam hari gelap total, apalagi jalannya banyak lubang dan bergelombang. Sangat rawan kecelakaan. Sudah banyak pengendara nyaris jatuh karena tidak melihat jalan rusak,” ujarnya, Rabu (7/5).

Ribka, pengguna jalan lainnya, juga menyampaikan keluhan serupa. Ia yang selalu pulang kerja pada malam hari merasa sangat terganggu dan tidak nyaman akibat rusaknya fasilitas penerangan jalan.

“Saya pulang kerja jam 9 malam. Jalannya gelap sekali, takut juga karena rawan kejahatan. Kami butuh penerangan,” kata Ribka dengan nada kesal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar, melalui Kepala Seksi Penanganan PJU, Gatot Marwanto, saat dikonfirmasi mengakui adanya gangguan penerangan di kawasan tersebut.

Menurut Gatot, gangguan terjadi karena dua hal, yakni pencurian kabel dan kondisi jaringan sementara yang rawan rusak jika terjadi hujan. “Memang sebelumnya sudah ada pencurian kabel di wilayah Sei Beduk. Kami tangani dengan jaringan sementara. Tapi kalau hujan, beberapa titik mengalami short dan menyebabkan MCB di panel trip,” jelasnya.

Pihaknya berjanji akan segera menurunkan tim untuk memeriksa kondisi di lapangan. “Kami akan cek kembali, perbaikan akan dilakukan bertahap sesuai dengan anggaran dan kondisi di lapangan,” tambah Gatot. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update