Minggu, 18 Januari 2026

4.997 Kasus TBC Terdeteksi di Batam, 95 Persen Sudah Diobati

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat capaian pengobatan tuberkulosis (TBC) mencapai 95 persen hingga triwulan pertama tahun 2025. Dari total 1.424 kasus yang ditemukan sejak Januari sampai dengan April, sebanyak 1.352 pasien telah menjalani pengobatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, mengatakan, capaian tersebut sesuai dengan target minimal nasional dalam upaya pengendalian TBC di daerah.

“Pengobatan TBC berjalan baik. Dari jumlah kasus yang ditemukan, 95 persen sudah mendapatkan pengobatan sesuai standar. Ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pengendalian TBC di Batam,” ujarnya, Senin (12/5).

Ia menjelaskan, pengobatan TBC membutuhkan waktu antara enam hingga sembilan bulan, tergantung kondisi pasien dan jenis TBC yang diderita. Sementara itu, lima persen pasien yang belum menjalani pengobatan mengalami kendala seperti meninggal dunia, hilang kontak, atau belum memulai terapi.

Didi menambahkan, Dinkes Batam terus berupaya menjangkau pasien yang belum tertangani melalui pendekatan langsung ke masyarakat serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan.

Sementara itu, untuk mendukung deteksi dini, Dinkes Batam telah melakukan skrining terhadap 36.113 orang sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, ditemukan sebanyak 4.997 kasus positif TBC.

“Pemeriksaan dilakukan dengan memanfaatkan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang tersedia di 11 fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk empat puskesmas. Alat ini mampu memberikan hasil yang cepat dan akurat,” jelasnya.

Didi menegaskan bahwa TBC masih menjadi penyakit menular yang menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat sifatnya yang mudah menyebar dan membutuhkan pengobatan jangka panjang. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pemeriksaan dan mengikuti pengobatan hingga tuntas. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update