Sinergi BNN, TNI AL dan Bea Cukai

batampos – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, serta TNI Angkatan Laut kembali menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar.
Diperkirakan ada beberapa ton narkoba diamankan dari kapal MT Sea Dragon Tarawa yang melintas di perairan utara Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, menjelang masuk ke wilayah selatan Tanjung Piai, Malaysia.
Kapal itu dihentikan dalam operasi gabungan yang digelar diam-diam. Informasi yang dihimpun Batam Pos, pengungkapan ini merupakan operasi senyap bersama antara BNN, Bea Cukai, dan TNI AL.
Baca Juga: Kapal Pembawa Puluhan Dus Sabu Ditangkap, Warga Dukung Tindak Tegas dan Perang Melawan Narkoba
“Pengungkapan narkotika ini merupakan joint operation,” kata seorang sumber Batam Pos.
Dari informasi yang didapat Batam Pos, dalam penggeledahan awal, petugas menemukan sabu dalam jumlah fantastis: 40 dus. Setiap dus berisi 30 bungkus, dengan total berat per dus sekitar 30 kilogram. Barang haram itu disembunyikan dalam salah satu coolant tank kapal.
Sejauh ini, jumlah pasti sabu yang ditemukan belum dipastikan karena sebagian masih dalam police line. Namun sumber di lapangan menyebutkan bahwa jumlahnya bisa mencapai 4 ton.
“Tapi masih butuh penghitungan. Sampai saat ini, penghitungan masih belum dilakukan,” ucap sumber Batam Pos.
Selain mengamankan barang bukti, tim gabungan juga menangkap enam anak buah kapal (ABK), dua di antaranya warga negara Thailand dan empat lainnya WNI.
Kapal MT Sea Dragon kini telah bersandar di dermaga Bea Cukai Batam, Tanjung Uncang. Petugas dari BNN, Bea Cukai Batam, dan TNI AL dijadwalkan akan menggelar ekspose pengungkapan kasus itu pada hari ini. (*)
Reporter: Fiska Juanda



