Kamis, 29 Januari 2026

Ekspor Batam Tembus USD 1,58 Miliar, Didominasi Produk Nonmigas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Pelabuhan Batuampar tercatat sebagai pelabuhan muat utama dengan nilai ekspor mencapai USD 1,12 miliar pada April 2025. Nilai ini naik 7,01 persen dari Maret 2025 dan melonjak 72,87 persen dibandingkan April 2024. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Nilai ekspor Kota Batam pada April 2025 menembus angka USD 1,58 miliar atau meningkat 6,11 persen dibandingkan Maret 2025. Kenaikan ini ditopang oleh meningkatnya ekspor sektor nonmigas, meski ekspor migas justru mengalami penurunan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa ekspor migas turun sebesar 9,79 persen atau sekitar USD 6,71 juta. Sebaliknya, sektor nonmigas naik sebesar 6,87 persen atau USD 98,15 juta, menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ekspor bulan ini.

“Secara kumulatif sepanjang Januari hingga April 2025, ekspor Kota Batam tercatat naik sebesar USD 1,39 miliar atau tumbuh 28,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Eko, Rabu (4/6).

Ia menambahkan, ekspor nonmigas mengalami lonjakan 31,54 persen atau setara USD 1,44 miliar secara tahunan (c-to-c).

Komoditas ekspor nonmigas terbesar berasal dari golongan Mesin/Peralatan Listrik dengan nilai USD 957,55 juta pada April 2025. Sepanjang Januari-April 2025, total ekspor komoditas ini mencapai USD 3,01 miliar, atau berkontribusi hampir 50 persen terhadap total ekspor nonmigas Batam.

Komoditas lainnya yang turut berperan besar antara lain Mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar USD 656,58 juta atau 10,88 persen, Kapal Laut yakni USD 560,81 juta (9,29 persen), Benda dari besi dan baja sebesar USD 377,88 juta (6,26 persen), Kokoa/coklat USD 287,52 juta (4,76 persen) serta Minyak dan lemak hewan/nabati USD 284,45 juta (4,71 persen).

Sebaliknya, komoditas ekspor ikan dan udang mengalami penurunan sebesar 2,59 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Negara tujuan ekspor terbesar Batam pada April 2025 adalah Singapura, dengan nilai USD 433,08 juta, naik 23,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan melonjak 42,79 persen dibanding April 2024. Namun secara kumulatif, Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor utama Batam sepanjang Januari-April 2025 dengan total USD 1,51 miliar.

Selain itu Pelabuhan Batuampar tercatat sebagai pelabuhan muat utama dengan nilai ekspor mencapai USD 1,12 miliar pada April 2025. Nilai ini naik 7,01 persen dari Maret 2025 dan melonjak 72,87 persen dibandingkan April 2024.

Secara kumulatif, ekspor melalui Batuampar sepanjang Januari-April 2025 mencapai USD 4,59 miliar, mengungguli pelabuhan-pelabuhan lain, yaitu Sekupang USD 817,57 juta, Kabil/Panau USD 569,94 juta, Belakang Padang USD 274,65 juta dan Bandara Hang Nadim: USD 34,19 juta.

“Kelima titik muat ini menyumbang 99,69 persen dari total ekspor Kota Batam, ” jelas Eko.

Dari sisi volume, ekspor terbesar juga melalui Batu Ampar dengan total 134,47 ribu ton pada April 2025, meski turun 6,67 persen dari bulan sebelumnya. Sepanjang tahun ini, volume ekspor melalui pelabuhan tersebut mencapai 597,23 ribu ton, naik 21,12 persen dari periode yang sama tahun lalu, dan menyumbang hampir 40 persen terhadap total volume ekspor Batam. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update