Senin, 26 Januari 2026

Hari Pertama SPMB, sudah 18 Ribu Lebih Pendaftar SMA/SMK di Kepri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Posko pelayanan SPMB SMKN I Batam ramai didatangi orangtua dan peserta pendaftaran SPMB. f. Eusebius Sara

batampos– Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dimulai serentak pada Rabu (11/6) secara daring.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak hari pertama pendaftaran dibuka. Penerimaan siswa baru ini dilakukan melalui sistem online yang dikoordinasikan langsung oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri.

Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, Disdik Kepri telah menyediakan website resmi yang menjadi pusat informasi dan portal pendaftaran SPMB. Seluruh masyarakat dapat mengakses laman tersebut untuk mengetahui jadwal, syarat, serta prosedur pendaftaran yang berlaku.

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Siagakan Panitia dan Posko di Setiap Kecamatan, SPMB SMA/SMK 2025 Dimulai

Berdasarkan pantauan hingga pukul 13.30 WIB di hari pertama, jumlah pendaftar sudah menembus angka 18 ribu lebih. Rinciannya, terdapat 9.242 pendaftar untuk 96 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), dan 9.539 pendaftar untuk 38 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang tersebar di seluruh wilayah Kepri.

Kota Batam tercatat sebagai penyumbang pendaftar terbanyak. Hampir seluruh SMA dan SMK negeri di Batam telah menerima lebih dari seribu pendaftar hanya dalam waktu beberapa jam sejak sistem dibuka. Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

Kepala Kantor Disdik Kepri Cabang Batam, Kasdianto, mengungkapkan bahwa tingginya animo pendaftaran sudah diprediksi sebelumnya. “Minat masyarakat terhadap sekolah negeri, baik SMA maupun SMK, memang selalu tinggi. Orangtua berlomba-lomba mendaftarkan anaknya seawal mungkin agar memperoleh nomor urut pendaftaran yang rendah,” ujarnya.

Meskipun volume pendaftaran tinggi, proses SPMB dilaporkan berjalan lancar dan terkendali. Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan gangguan teknis seperti server error atau kendala sistem lainnya yang berarti. Hal ini diapresiasi oleh masyarakat dan panitia yang telah bersiaga di masing-masing sekolah.

Beberapa sekolah yang dikunjungi di wilayah Batuaji dan Sagulung mengaku proses pendaftaran di hari pertama berlangsung aman dan tertib. Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, mengatakan bahwa posko pendaftaran di sekolahnya ramai dikunjungi orangtua dan calon siswa. “Mereka datang untuk berkonsultasi tentang jalur pendaftaran yang paling tepat, apakah jalur prestasi atau jalur domisili,” jelasnya.

Menurut Deden, banyak orangtua merasa ragu memilih jalur yang akan diambil, terutama jika anaknya memiliki prestasi namun juga tinggal dekat dengan sekolah. “Panitia menjelaskan secara rinci kepada orangtua. Jika prestasinya belum tingkat provinsi atau nasional, bisa saja tidak lolos jalur prestasi karena kuotanya terbatas. Maka jalur domisili bisa jadi pilihan yang lebih aman,” tambahnya.

Selain konsultasi jalur, banyak orangtua yang datang untuk meminta bantuan teknis, seperti mengunggah dokumen persyaratan. Panitia posko pendaftaran melayani seluruh keperluan ini dengan baik dan sabar, demi memastikan tidak ada calon peserta didik yang gagal mendaftar karena kendala teknis.

Pendaftaran SPMB akan berlangsung beberapa hari ke depan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Disdik Kepri mengimbau para orangtua dan calon siswa untuk terus mengikuti informasi resmi dari laman SPMB dan tidak tergesa-gesa, karena semua proses akan diatur sesuai prosedur yang adil dan transparan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Update