Rabu, 14 Januari 2026

20 Jemaah Haji Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suci, Berikut Namanya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jemaah haji kloter pertama debarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Kamis (12/6) F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jumlah jemaah haji asal Embarkasi Batam yang wafat di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga Jumat (13/6), tercatat sebanyak 20 jemaah dari empat provinsi dinyatakan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Kepala Bidang Penerimaan dan Keberangkatan PPIH Debarkasi Batam, Edi Batara, mengatakan jumlah jamaah haji yang meninggal bertambah.

“Total ada 20 orang jemaah yang meninggal. Dari Kepri 2 orang, Kalbar 4 orang, Jambi 7 orang, dan Riau 7 orang. Yang terakhir meninggal di Mina, berasal dari Kalbar,” ujar Edi.

Ia berharap proses kepulangan seluruh jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci bisa berjalan lancar dan seluruhnya kembali dalam kondisi sehat.

Baca Juga: Hari Ketiga SPMB SD di Batam, 8.470 Akun Sudah Terverifikasi dan Pilih Sekolah

“Mudah-mudahan semua jemaah pulang dengan selamat dan sehat,” tambahnya.

Dari data yang diterima, mayoritas jemaah yang wafat berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit kronis. Penyebab kematian didominasi oleh serangan jantung, gangguan pernapasan berat, hingga infeksi sistemik.

Para jemaah yang wafat telah dimakamkan di beberapa lokasi di Arab Saudi seperti Pemakaman Baqi di Madinah, Sharae di Makkah, dan Thaif.

Salah satu jemaah asal Kepri yang wafat adalah Abdul Kadir (84) dari Kabupaten Karimun, yang meninggal pada 8 Mei lalu karena cedera kepala pasca operasi. Ia dimakamkan di Baqi Madinah.

Berikut nama-nama jemaah yang wafat berdasarkan data resmi; Abdul Kadir (84), Karimun, Kepri, Yusman Johar (56), Batam, Kepri, Yakkub Abu Bakar (71), Jambi, Reni Maifida (53), Pelalawan, Riau. Penyakit; Serangan Jantung Akut.

Syofyan Muhammad (65), Kerinci, Jambi – Pendarahan Otak, Akhmad Hasan (71), Tebo, Jambi – Cardiogenic Shock, Nifzar Rachman (65), Pekanbaru, Riau – Cardiogenic Shock, Usman Jalil (81), Meranti, Riau. Penyebab, Gagal Jantung Sistolik.

Baca Juga: Jalan S Parman Seibeduk Gelap Gulita Karena Aksi Pencurian Kabel PJU

Yurniaty Maah (75), Pekanbaru, Riau – Cardiogenic Shock, Samsul Bahri (53), Jambi – Cardiogenic Shock, Arumah Sarjuni (65), Tanjab Barat, Jambi – Sindrom Distres Pernapasan Dewasa, Rohmiyati Karep (49), Muaro Jambi. Penyebab, Penyakit Jantung Iskemik Kronis.

Zulkipli Bujang (64), Sarolangun, Jambi – Cardiogenic Shock, Oncu Buwang (76), Pelalawan, Riau – Perforasi Usus, Muri Wagiran (85), Jambi – Cardiogenic Shock, Tarmizi Samad (64), Kalbar – Penyakit Jantung Iskemik Akut, Mas Zahara (67), Kalbar – Sepsis Berat, Sri Nazilah (56), Kalbar – Penyakit Jantung Iskemik Akut, Tip Puwijoyo (82), Riau – Gangguan Pernapasan Akut, dimakamkan di Thaif, Suwandi Razali (71), Sambas, Kalbar – Pembesaran Jantung.

Hingga pekan ini, Debarkasi Batam masih terus melakukan pemantauan dan persiapan untuk pemulangan jemaah dari Arab Saudi yang dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update