Selasa, 27 Januari 2026

Warga Tanjung Riau dan Pihak Kelurahan Bersihkan Sampah Liar di Pinggir Jalan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, bersama aparat kelurahan melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang jalan depan SMAN 24 Batam, Minggu (15/6).

batampos – Warga Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, bersama aparat kelurahan melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang jalan depan SMAN 24 Batam, Minggu (15/6). Lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai titik tumpukan sampah liar yang kerap menimbulkan bau tidak sedap dan meresahkan warga.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, sekaligus respon terhadap keluhan warga yang merasa terganggu dengan kondisi sampah yang terus menumpuk. Tidak hanya membuat pemandangan menjadi kumuh, keberadaan sampah liar ini juga dinilai membahayakan kesehatan warga sekitar.

Lurah Tanjung Riau, Syamsudin, turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa persoalan sampah liar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga membutuhkan kesadaran dan peran aktif masyarakat.

“Kami selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah sudah menyediakan tempat sampah di banyak titik, termasuk bin kontainer. Tapi masih saja ada yang memilih membuang di pinggir jalan,” ujar Syamsudin.

Menurutnya, kesadaran masyarakat masih tergolong rendah. Beberapa warga bahkan diketahui berasal dari luar lingkungan sekitar yang sengaja membuang sampah di lokasi tersebut, karena dinilai aman dari pantauan petugas.

“Kalau bukan dari kita yang menjaga lingkungan ini, siapa lagi? Buang sampah sembarangan bukan cuma merusak keindahan, tapi juga bisa menimbulkan penyakit. Apalagi ini di dekat sekolah, kasihan anak-anak kita,” tegasnya.

Sampah liar masih menjadi pekerjaan rumah di banyak kawasan di Batam, termasuk di wilayah Sekupang. “Pihak kelurahan juga akan meningkatkan edukasi lingkungan melalui kegiatan sosialisasi di tingkat RT dan RW. Langkah ini diharapkan mampu menggugah kesadaran warga agar tak lagi menjadikan jalan umum sebagai tempat sampah, ” tutupnya.

Sejumlah warga yang ikut serta dalam aksi ini juga menyampaikan kekesalan mereka. Salah satunya, Wandi, warga RT sekitar, mengatakan tumpukan sampah sudah cukup lama menjadi masalah yang merugikan warga setempat.

“Sudah sangat bau. Setiap kali lewat sini, baunya luar biasa. Kami khawatir ini bisa menimbulkan penyakit. Jangan ada lagi yang buang sampah di sepanjang jalan ini. Setahu kami, bukan warga sini saja, tapi juga orang luar yang buangnya ke sini. Kami yang jadi korban, tiap hari harus mencium bau busuk,” keluhnya.

Ia juga meminta pihak kelurahan dan aparat terkait untuk lebih sering melakukan patroli atau pengawasan di titik-titik rawan pembuangan liar. Jika perlu, kata dia, pasang kamera pengawas atau sanksi tegas agar efek jera bisa muncul. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update