Jumat, 16 Januari 2026

Operasi Patuh Seligi Dimulai 14 Juli, Pengemudi Tak Tertib Siap-Siap Ditindak

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Razia kendaraan di Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pengemudi yang masih nekat berkendara sambil bermain ponsel atau tidak memakai helm wajib waspada. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri akan menggelar Operasi Patuh Seligi 2025 mulai 14 hingga 27 Juli mendatang.

Dir Lantas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu menjelaskan operasi patuh seligi berlangsung selama dua pekan.

“Operasi patuh seligi berlangsung, 14 Juli hingga 27 Juli,” katanya.

Operasi ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang kerap menyebabkan kecelakaan di jalan.

Baca Juga: Amsakar Menata Ulang Tata Kelola Lahan di Batam, Akhiri Jual-Beli di Belakang Layar

“Tema tahun ini adalah Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas. Kami ingin mendorong budaya tertib lalu lintas mulai dari hal sederhana,” ujar KBO Ditlantas Polda Kepri, AKBP Nanda, Jumat (11/7).

Beberapa jenis pelanggaran akan menjadi fokus utama dalam operasi ini. Antara lain, pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan berkendara melebihi batas kecepatan.

“Jadi ada tujuh sasaran pelanggaran yang menjadi target dari operasi patuh ini,” sebutnya.

Selain penindakan di lapangan, Operasi Patuh Seligi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan pencegahan. Petugas akan melakukan penyuluhan melalui media sosial, pemasangan spanduk, hingga edukasi langsung ke komunitas pengemudi dan pelajar.

“Edukasi kami lakukan menyeluruh. Kami bahkan akan mendatangi asosiasi angkutan logistik untuk mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan menghindari pelanggaran seperti ODOL (Over Dimension Over Load),” jelas AKBP Nanda.

Baca Juga: Pabrik Solder Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di Batam, Targetkan Produksi 16 Ribu Ton per Tahun

Pemetaan terhadap titik-titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan bencana juga dilakukan sebagai bagian dari mitigasi dini. Petugas di lapangan dibekali dengan SOP penindakan yang mengedepankan sikap humanis namun tegas.

Ditlantas Polda Kepri juga menyiapkan tim counter media untuk mengantisipasi informasi miring yang dapat menyesatkan publik selama operasi berlangsung.

Operasi Patuh ini, lanjut Nanda, tidak semata mengejar jumlah pelanggar. Tujuan utama adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami imbau masyarakat melengkapi surat kendaraan, gunakan kendaraan sesuai spesifikasi, patuhi aturan jalan, dan jadilah pelopor keselamatan,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Yashinta

Update