Minggu, 11 Januari 2026

Kajiannya Masih Berlangsung, BP Batam Tak Tutup Kemungkinan Hentikan Proyek Vista

Tunggu Kajian PUPR soal Nasib Cut and Fill Bukit Vista

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad (bertopi) di lokasi okasi aktivitas cut and fill yang berada di lokasi Hotel Vista, Jumat (11/7/2025).

batampos – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung ke Kota Batam, untuk meninjau aktivitas cut and fill atau rukan lahan di kawasan Bukit Hotel Vista. BP Batam menyatakan akan menunggu hasil kajian teknis sebelum memutuskan apakah proyek ini dihentikan total atau dilanjutkan.

Aktivitas pemotongan bukit di kawasan Hotel Vista, Batam, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian PUPR telah mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan terhadap pekerjaan cut and fill yang dinilai berisiko terhadap kontur tanah dan infrastruktur di sekitarnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan masih menunggu hasil kajian teknis yang dilakukan oleh tim di lapangan. Ia mengaku belum berkomunikasi lebih dalam dengan pihak kementerian hingga saat ini.

“Sampai hari ini saya belum berkomunikasi lebih dalam dengan pihak kementerian itu. InsyaAllah, sebab dari agenda ini kami akan kembali ke BP Batam,” katanya, Selasa (15/7).

Ia berharap hasil kajian teknis dari tim dapat segera diperoleh dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan sore ini sudah dapat gambaran mengenai apa yang direkomendasikan tim teknis kita untuk menangani persoalan di Hotel Vista itu,” tambahnya.

Terkait kemungkinan penghentian total proyek, ia tidak menutup peluang itu. Jika hasil kajian menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap kestabilan tanah, maka proyek tersebut harus dihentikan.

“Bisa. Bisa jadi. Yang pasti kalau sekiranya kajiannya, dampak cut and fill itu menekan kontur tanah di bawah, tentu kita harus hentikan karena tidak akan mungkin kalau itu dibuat lalu ada konsekuensi eskalasi yang besar lagi bagi masyarakat,” kata Amsakar.

Namun demikian, apabila proyek dinyatakan masih bisa dilanjutkan oleh para ahli berdasarkan pertimbangan ilmiah yang matang, BP Batam akan mengikuti arahan tersebut.

“Kalau kajiannya (proyek) bisa dilanjutkan, kita percaya pada analisis-analisis yang cermat oleh orang yang ahli berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah. Kita yakin itu nantinya mau dibawa bagaimana,” tambahnya.

Amsakar pun meminta semua pihak bersabar menunggu hasil final dari tim teknis. “Jadi, tunggu dulu. Beri kami waktu untuk mendapatkan informasi yang detail apa yang direkomendasikan terhadap kita,” lanjutnya.

Sebelumnya, proyek urukan di Bukit Vista telah dihentikan sementara oleh BP Batam karena dinilai membahayakan infrastruktur vital di sekitarnya dan berpotensi mengancam mengganggu distribusi air bersih. (*)

Reporter: Arjuna

Update