Sabtu, 7 Februari 2026

Rony Widijarto Dikukuhkan Sebagai Kepala BI Kepri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri
Pengukuhan Rony Widijarto (sebelah kanan) sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri dipimpin langsung Deputi Gubernur BI, Juda Agung. F. Humas Bank Indonesia untuk Batam Pos

batampos – Rony Widijarto akhirnya diresmikan menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, menggantikan pejabat sebelumnya, Suryono.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung BI Kepri, Jumat (18/7), dipimpin langsung oleh Deputi Gubernur BI, Juda Agung.

Dalam sambutannya, Juda Agung menyampaikan pergantian pucuk pimpinan ini bukan sekadar proses administrasi, melainkan bagian dari strategi untuk memperkuat sinergi BI dengan mitra strategis daerah.
“Estafet ini bukan hanya sebagai pergantian administrasi, tapi strategi untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat kolaborasi, terutama dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang,” katanya.
Ia memperkenalkan Rony Widijarto sebagai sosok berpengalaman dalam berbagai penugasan strategis di lingkungan BI.
“Pak Rony memiliki kapasitas dan pengalaman panjang. Kami percaya beliau dapat melanjutkan sinergi yang sudah terbangun di Kepri,” ucap Juda.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Suryono atas dedikasi selama memimpin BI Kepri. Suryono kini mendapat amanah baru sebagai Deputi Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat.
“Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi beliau selama ini di Kepri,” ujarnya.
Dalam konteks global, Deputi Gubernur BI juga menyinggung tantangan ekonomi yang kini menuntut pendekatan bilateral antarnegara, baik dalam perdagangan maupun sektor jasa keuangan.
“Kami pun terus melakukan negosiasi dan kerja sama bilateral, termasuk dalam sistem pembayaran lintas negara,” kata dia.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa sinergi antara BI dan Pemprov Kepri selama ini telah menunjukkan hasil positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pada triwulan pertama, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat 5,16 persen. Ini merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatera,” katanya.
Kolaborasi tersebut tidak hanya berdampak pada sektor makro, tetapi juga menyentuh pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan pengembangan ekonomi syariah.
Salah satu bentuk kolaborasi yang ia sebut adalah pelaksanaan kegiatan Kurma 2025, yang mengusung transformasi digital melalui sistem pembayaran Qris.
Menurut Ansar, keberhasilan-keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif dan inisiatif BI Kepri dalam mendukung program-program daerah. Ia pun berharap hubungan sinergis ini terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan yang baru.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan BI Kepri atas sinergi yang terjalin selama ini,” katanya.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perbankan, pelaku usaha, serta akademisi yang selama ini menjadi mitra strategis BI dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah. (*)
Reporter: Arjuna

Update