Minggu, 25 Januari 2026

Ekspor Batam Tembus 3,5 Miliar Dolar, BP Batam Genjot Layanan SKA

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad.

batampos – Nilai ekspor dari Batam terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2024 lalu, BP Batam mencatat penerbitan 17.367 form Surat Keterangan Asal (SKA) untuk produk ekspor dengan total nilai Free On Board (FOB) mencapai 3,5 miliar dolar AS.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad. Capaian tersebut merupakan indikator kuat bahwa Batam tetap menjadi gerbang utama ekspor nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia.

“Ke depan, kami ingin proses SKA lebih cepat, lebih transparan, dan semakin mudah diakses pelaku usaha,” katanya, Senin (22/7).

BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra akan terus memperkuat layanan ekspor melalui digitalisasi dan integrasi data. Langkah ini, katanya, juga bertujuan memberi kepastian hukum sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat di kawasan.

“SKA ini bukan hanya sebatas dokumen. Ini menjadi kunci dalam mengakses berbagai fasilitas tarif preferensi di pasar internasional. Maka, pemahaman yang benar soal aturan asal barang sangat penting,” kata Sudirman.

Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam selama ini dikenal sebagai simpul penting dalam rantai pasok global, dengan infrastruktur pelabuhan yang memadai dan posisi geografis strategis.

Menurut Sudirman, koordinasi lintas instansi menjadi syarat mutlak agar pelayanan ekspor tak lagi menemui hambatan administratif di lapangan.

“Kami ingin proses ekspor dari Batam tidak hanya cepat, tapi juga berdaya saing secara global,” ujar dia.

“Harapan kami, ekspor dari Batam akan terus meningkat dan produk-produk dari sini mampu bersaing lebih kuat di pasar internasional,” tambah Sudirman. (*)

Reporter: Arjuna

Update