Senin, 26 Januari 2026

DJBC Petakan Modus Penyelundupan Baru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Barang bukti tembakau yang ditegah Bea Cukai dalam Operasi Patroli Laut Terpadu di Kawnil DJBC Kepri, Karimun, Selasa (29/7) pagi.F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tengah memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk dan keluar barang di Kepri. Pengawasan ini dilakukan satgas pemberantasan penyelundupan.

Dirjen BC, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama mengatakan pembentukan satgas ini tidak akan mengurangi niat para pelaku penyelundupan. Menurut dia, penyelundupan akan dilakukan dengan modus baru.

“Untuk itu kita melakukan pemetaan resiko dengan modus yang baru ini. Baik di laut, darat, dan di seluruh pintu masuk,” ujarnya di Karimun.

Djaka menjelaskan penyelundupan beberapa waktu ini banyak melalui Selat Malaka. Sebab, perairan ini merupakan jalur utama perlintasan kapal dunia.

“Ribuan kapal melintas, makanya kita memperketat pengawasan di jalur ini,” katanya.

Menurut Djaka, penyelundupan saat ini mulai banyak dilakukan melalui Laut Cina Selatan. Kemudian, barang ilegal tersebut dikirim ke daerah Kalimantan.

“Banyak sekarang masuk barang ilegal di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Saat ini mengarah ke sana,” ungkapnya.

Menurut Djaka, pemberantasan penyelundupan ini dibutuhkan kerjasama seluruh aparat. Sehingga, kedaulatan ekomoni Indonesia akan tetap terjaga.

“Dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, TNI dan Polri. Inj demi melindungi negara dari potensi kerugian penerimaan, sekaligus menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal dan berbahaya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update