
batampos – Aksi kejahatan dengan modus cash on delivery (COD) tengah marak dalam beberapa bulan ini. Pelaku mencuri motor, ponsel, hingga memeras korbannya.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengimbau masyarakat yang melakukan transaksi dengan sistem cash on delivery (COD) untuk tetap berhati-hati. Seperti melakukan pertemuan di tempat ramai atau aman.
“Jangan pertemuannya itu di titik-titik yang rawan. Lakukan di tempat ramai dan aman,” ujarnya.
Baca Juga: Gojek Sesalkan Pengiriman Pesanan Fiktif ke Kantor Media di Batam
Zaenal juga meminta masyarakat untuk melihat gerak-gerik para penjual atau pembeli dalam transaksi tersebut.
“Pastikan dulu gerak geriknya. Jika tidak memungkinkan untuk transaksi, jangan lakukan,” katanya.
Menurut Zaenal, pelaku kejahatan dengan modus COD ini akan meminta lokasi transaksi di kawasan sepi. Sehingga, pelaku bisa dengan mudah mengelabui targetnya.
“Jika menjadi korban, segera laporkan. Akan kita tindak lanjuti,” ungkapnya.
Baca Juga: Dari TikTok ke Jeruji Besi: Pria di Batam Divonis 1,5 Tahun Penjara Karena Bisnis Pakaian Bekas
Sebelumnya, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Batu Ampar menangkap JW, 28, dan YAS, 39. Keduanya merupakan pencuri motor dengan modus cash on delivery (COD).
Pencurian ini berawal saat pelaku menyepakati membeli motor Honda Scoopy milik seorang wanita berinisial FRS, 39 pada awal pekan ini. Keduanya sepakat bertemu di lokasi kejadian di depan SPBU Harbour Bay, Jodoh untuk melakukan transaksi dan pelaku membawa kabur motor tersebut. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



