
batampos– Gelaran akbar Hi School Futsal Championship 2025 resmi dibuka di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, Jumat (1/8). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) Batam bekerja sama dengan Batam Pos ini ditandai dengan laga pembuka seru antara SMAN 3 Batam melawan SMAN 15 Batam, disaksikan langsung Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura dan Direktur UT Batam Angga Sucitra.
Atmosfer pertandingan langsung terasa sejak peluit pertama ditiup, dengan dukungan meriah dan koreografi unik dari masing-masing suporter yang memadati tribun.
Direktur UT Batam, Angga Sucitra mengungkapkan bahwa turnamen ini merupakan yang keempat kalinya digelar untuk pelajar SMA/SMK se-Kepri. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga ruang untuk mencetak generasi emas.
“Kami ingin memberikan wadah bagi siswa untuk berkembang di bidang olahraga. Kami percaya mereka adalah masa depan bangsa, dan kami siap mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Angga.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Batam Pos yang telah memungkinkan ajang ini berlangsung meriah dan terorganisir dengan baik.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen yang menurutnya memiliki dampak positif bagi dunia pendidikan dan olahraga pelajar.
BACA JUGA:Â Hi School Futsal 2025 Mulai Digelar Hari Ini, 32 Tim Pelajar se-Kepri Bertarung di Batam
“Pembukaan hari ini sangat meriah. Kami mengapresiasi inisiatif seperti ini yang menjunjung tinggi nilai sportivitas. Futsal bukan sekadar permainan, tetapi juga bisa menjadi media pembinaan karakter dan kesehatan pelajar,” kata Nyanyang.
Turnamen ini diikuti oleh 32 tim SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah di Kepri termasuk dari luar Batam seperti Tanjungpinang dan Karimun.
Ketua Panitia Johandri mengatakan, membludaknya jumlah pendaftar menunjukkan betapa besarnya antusiasme pelajar terhadap kompetisi ini.
“Ini salah satu kompetisi pelajar terbesar di Kepri. Kami ingin menciptakan ruang kompetisi yang sehat, menyenangkan, dan profesional,” ujar Johandri.
Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan peserta, panitia bekerja sama dengan RS Awal Bros sebagai mitra medis resmi. Ambulans dan tim medis disiagakan selama turnamen berlangsung.
Selain atmosfer kompetisi yang kompetitif, turnamen ini juga menawarkan total hadiah sebesar Rp 40 juta bagi para juara. Penonton yang hadir hanya perlu membayar tiket masuk Rp 5 ribu, yang juga berfungsi sebagai kupon lucky draw dengan hadiah utama satu unit handphone.
Ajang ini diharapkan bisa menjadi wahana pengembangan bakat, mempererat persaudaraan antar sekolah, sekaligus mencetak atlet-atlet muda yang berprestasi.
“Semangat fair play dan kebersamaan adalah fondasi utama turnamen ini. Kami berharap dari sini akan lahir atlet-atlet masa depan yang membawa nama Kepri ke kancah nasional,” pungkas Johandri.
Turnamen akan berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu (3/8), dan terbuka untuk masyarakat umum pencinta futsal dan olahraga pelajar. (*)
Reporter: Azis



