Minggu, 25 Januari 2026

Lampu Jalan Yos Sudarso Mati Lagi, DBMSDA Lakukan Pengecekan Lanjutan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Di ruas Jalan Yos Sudarso ini hanya lampu kendaraan yang menerangi jalan. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kota Batam, kembali dikeluhkan warga karena padam pada malam hari. Padahal, sebelumnya lampu-lampu di jalur tersebut sempat menyala pada pukul 20.00 WIB, Minggu (3/8). Namun, sekitar pukul 23.00 WIB ke atas, lampu-lampu tersebut kembali mati.

“Kemarin malam itu sekitar jam delapan lampunya sudah nyala lagi, kami kira sudah diperbaiki. Tapi pas saya lewat jam sebelas malam lebih, sudah gelap lagi. Mati total. Ini seperti gangguan sistem,” ujar salah satu warga Bengkong, Heri, 38, Senin (4/8).

Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan kawasan Bengkong, Baloi, dan Batuampar, yang padat dilalui kendaraan pada malam hari. Karena itu, keberadaan lampu PJU sangat dibutuhkan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Tak hanya Heri, beberapa pengendara lain juga mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang minim penerangan saat malam. Apalagi, di beberapa titik masih terdapat aktivitas pembangunan dan pelebaran jalan yang menambah risiko bagi pengendara.

“Kalau gelap seperti ini, bahaya juga,” ucap Rika, warga yang biasa melintasi jalur tersebut sepulang kerja malam.

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan di lapangan. Hasil awal menunjukkan kemungkinan adanya gangguan pada pasokan listrik dari PLN.

“Hasil pengecekan semalam, indikasinya memang ada gangguan dari PLN. Kami akan cek dan pastikan lagi nanti malam,” ujar Kukuk saat dihubungi.

Kukuk menegaskan, seluruh PJU yang berada di bawah kewenangan Dinas Bina Marga memang menggunakan suplai arus dari PLN. Sehingga jika terjadi pemadaman atau gangguan dari pihak penyedia listrik, otomatis akan berdampak terhadap lampu penerangan di jalan.

“Kalau untuk PJU yang menggunakan solar cell, penanganannya berada di Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan). Jadi kami di Bina Marga hanya menangani PJU yang menggunakan sambungan PLN,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan titik PJU padam, agar tim teknis dapat segera turun dan melakukan pengecekan serta penanganan.

“Kami sangat terbuka terhadap laporan masyarakat. Kalau memang ada titik-titik yang padam, bisa segera disampaikan ke kami lewat kanal pengaduan resmi,” tambah Kukuk. (*)

Reporter: Renggga Yuliandra

Update