
batampos – Memasuki hari kedua, Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Batam terus melakukan penyisiran terhadap Rivaldo Rahul Setiawan, pria yang diduga melompat dari Jembatan 1 Barelang, Senin (11/8) dini hari. Hingga Selasa (12/8), upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan pencarian dilakukan dengan memperluas area hingga radius 3 mil dari titik awal.
“Hingga hari kedua ini masih nihil. Kami terus melakukan pencarian dengan memperluas area pencarian,” ujarnya.
Baca Juga: Tim SAR Gunakan Drone Thermal untuk Pencarian Pria yang Lompat dari Jembatan 1 Barelang
Enam personel Basarnas dikerahkan ke lokasi bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari Polairud Polda Kepri, Polsek Sagulung, Ditpam, dan masyarakat. Paman korban juga turut membantu pencarian di lapangan.
“Selain penyisiran menggunakan perahu karet, kami memanfaatkan drone thermal dan alat Aqua Ace untuk memantau dari udara dan permukaan air,” tambah Dedius.
Unsur SAR yang terlibat meliputi rubber boat Basarnas Batam, kapal RIB Polair Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, Polsek Sagulung, Ditpam, serta nelayan setempat.
Baca Juga: Cegah Tawuran, Polresta Barelang Kunjungi SMK 4 Batam
Peristiwa ini bermula saat warga melaporkan adanya seorang pria yang melompat dari sisi kiri Jembatan 1 Barelang, dari arah Dendang Melayu menuju Jembatan 2, sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas Ditpam yang berjaga di pos jembatan juga menerima laporan tersebut.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepeda motor Honda Beat hijau putih BP 2938 ME dengan kunci masih tergantung. Di dalam jok motor terdapat dompet berisi KTP atas nama Amad Adre (19), kartu Jamsostek, kartu berobat, dan KIS atas nama Rivaldo Rahul Setiawan. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



