Rabu, 20 Mei 2026

Polisi Sebut Guru SMPN 63 Batam Pergi dari Rumah Karena Masalah Internal Keluarga

spot_img

Berita Terkait

Ilustrasi.

batampos – Misteri hilangnya Sari Hardiani, guru Bahasa Inggris SMPN 63 Batam, akhirnya terjawab. Setelah sempat dilaporkan hilang oleh sang suami sejak Sabtu (6/9) lalu, Sari ditemukan di sebuah penginapan di Tanjungpinang. Saat ini, ia sudah kembali bersama keluarganya.

Kapolsek Sekupang Kompol Hipal Tua Sirait melalui Kanit Reskrim Ipda Riyanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut.

“Sudah, kami lakukan pemeriksaan dan suaminya sudah mencabut pengaduan karena istrinya sudah ketemu,” ujar Riyanto, Selasa (9/9).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui alasan Sari pergi dari rumah berkaitan dengan kondisi pribadi dan permasalahan rumah tangga.

“Istrinya ingin berhenti kerja jadi guru karena sudah capek, tapi suaminya melarang. Ada juga permasalahan internal keluarga mereka, itu penyebabnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Sari dilaporkan hilang setelah tidak kunjung tiba di sekolah tempatnya mengajar di Bengkong. Suaminya, Ghazie, terakhir kali melihat Sari berangkat menggunakan ojek online dari rumah menuju Halte Tiban 3 untuk melanjutkan perjalanan dengan bus. Namun hingga siang, keberadaan istrinya tidak jelas.

Kepanikan membuat Ghazie melapor ke Polsek Sekupang dan menyebarkan informasi hilangnya istrinya melalui media sosial lengkap dengan ciri-ciri fisik serta pakaian terakhir yang dikenakan. Laporan yang awalnya berupa pengaduan masyarakat kemudian ditingkatkan menjadi laporan resmi setelah lebih dari 24 jam Sari tak diketahui keberadaannya.

Setelah dua hari, keberadaan Sari akhirnya terungkap. Ia diketahui berada di Tanjungpinang dan telah dijemput langsung oleh keluarganya. Polisi memastikan dengan ditemukannya Sari, laporan terkait hilangnya korban dinyatakan selesai.

“Kasus ini tidak berlanjut karena pengaduan sudah dicabut oleh suaminya,” tutup Ipda Riyanto. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

spot_img

UPDATE

Play sound