Sabtu, 17 Januari 2026

Porkot Batam VI Usai, Sekupang Juara Umum, Wali Kota: Jangan Berhenti di Sini

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam VI resmi berakhir. Ajang olahraga dua tahunan ini bukan hanya sekadar perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda Batam untuk melangkah ke tingkat lebih tinggi.

Dalam penutupan yang digelar di GOR Sekolah Yos Sudarso, Batamcentre, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa Porkot merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Menurutnya, ajang ini harus dimanfaatkan sebagai tempat mengasah kemampuan dan mental tanding para atlet sebelum terjun di level provinsi hingga nasional.

“Porkot ini adalah sarana pembinaan. Kami berharap para atlet yang berlaga tidak berhenti di sini, tetapi terus mengasah diri agar bisa bersaing di Porprov 2026, Porwil 2027, dan PON 2028 di NTT dan NTB,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, Batam telah ditunjuk menjadi tuan rumah Porwil 2027. Ajang tersebut diperkirakan akan menghadirkan sedikitnya 12 ribu orang ke Batam, terdiri dari atlet, ofisial, serta tamu dari berbagai provinsi. Oleh karena itu, menurut Amsakar, Porkot menjadi fondasi penting untuk menyiapkan atlet lokal menghadapi event besar tersebut.

“Kalau pembinaan dilakukan terus-menerus, saya yakin atlet Batam bisa menjadi tuan rumah yang berprestasi. Jangan sampai kita hanya jadi penyelenggara, tapi prestasi tidak kelihatan,” ujarnya.

Amsakar juga berpesan agar KONI Batam bersama seluruh cabang olahraga aktif menggelar kompetisi rutin. Ia menilai, turnamen berjenjang menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperbanyak jam tanding.

“Selamat untuk para pemenang. Namun yang paling penting bukan soal medali, melainkan bagaimana pembinaan ini berlanjut. Kami mendorong setiap cabor lebih giat membuat turnamen agar lahir atlet-atlet andalan Batam,” katanya.

Pada Porkot Batam VI, Kecamatan Sekupang tampil sebagai juara umum dengan raihan 49 medali emas, 52 perak, dan 56 perunggu atau total 157 medali. Posisi kedua ditempati Kecamatan Batam Kota dengan 37 emas, 37 perak, dan 62 perunggu (136 medali), disusul Kecamatan Sagulung dengan 33 emas, 33 perak, dan 49 perunggu (115 medali).

Selain tiga besar tersebut, Nongsa menempati posisi keempat dengan 93 medali, disusul Sungai Beduk (88 medali), Bengkong (75 medali), Batuaji (65 medali), Lubukbaja (60 medali), Batuampar (33 medali), Galang (20 medali), Bulang (17 medali), dan Belakangpadang (17 medali).

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan uang pembinaan kepada tiga besar juara umum. Sekupang menerima Rp50 juta, Batam Kota Rp30 juta, dan Sagulung Rp20 juta.

Porkot Batam VI tahun ini diikuti sebanyak 3.330 atlet dari 12 kecamatan dengan total 1.587 medali yang diperebutkan. Atmosfer kompetisi terlihat meriah sejak pembukaan hingga penutupan, menandakan semangat olahraga di Batam terus tumbuh. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update